BORNEONEWS, Sampit - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kotawaringin Timur (Kotim), Muhammad Fuad Sidiq mengimbau masyarakat agar kembali mengaktifkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di wilayah masing-masing.
Hal tersebut berkaitan dengan munculnya aksi teror ketuk pintu yang belakangan ini sedang ramai di Kabupaten Kotim. Aksi tersebut dinilai menganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat.
"Siskamling ini merupakan upaya masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Kita juga akan terus berpatroli bersama tim gabungan untuk memastikan aksi teror ini tidak berkelanjutan," kata Muhammad Fuad Sidiq, Rabu, 31 Juli 2024.
Ia pun mengungkapkan bahwa dalam kegiatan siskamling, masyarakat bisa melibatkan personil Perlindungan Masyarakat (Linmas) setempat untuk menjaga wilayah masing-masing.
Hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan penyebab maupun pelaku dari aksi teror ketuk pintu tersebut. Oleh sebab itu, langkah yang paling utama dalam mencegah meluasnya aksi teror ini salah satunya dengan mengaktifkan siskamling.
--page
"Perlu peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban juga sangat diperlukan. Masyarakat lebih mengenal kondisi wilayahnya masing-masing," ucapnya
Ia pun mengakui bahwa selama ini belum pernah ada kejadian serupa aeperti aksi teror ini. Dan pihaknya juga belum pernah menerima laporan dari masyarakat terkait persoalan ini.
Fuad pun menyampaikan, kebanyakan laporan yang masuk sebelumnya hanya seputar Pedagang Kaki Lima (PKL), Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), dan lain sebagainya.
"Kami bersama tim gabungan akan terus melakukan patroli agar kejadian yang meresahkan seperti ini bisa kita minimalisir. Mari kita jaga bersama-sama lingkungan kita masing-masing agar tercipta suasana yang aman dan tertib," tutupnya. (Ari)









