BORNEONEWS, Kotim - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab) menyurati Kementerian Perhubungan meminta tambahan armada kapal laut. Pemkab Kotim mengantisipasi melonjaknya jumlah pemudik lebaran Idul Fitri 1437 Hijriyah yang melewati Pelabuhan Sampit. Tiket kapal untuk keberangkatan H-7 Lebaran 2016 dari Sampit, sudah habis terjual.
“Memang laporan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) hasil koordinasi dengan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), tiket mudik untuk beberapa keberangkatan telah habis. Makanya kita sedang meminta penambahan kapal kepada Kemenhub,” kata Bupati Kotawaringin Timur, Supian Hadi, di Sampit, Rabu (15/6/2016).
Bupati Kotim optimistis Kemenhub RI melalui PT Pelni (Persero) akan menyetujui penambahan kapal untuk melayani pemudik dari Pelabuhan Sampit. “Dengan adanya penambahan armada otomatis akan ada penambahan penjualan tiket. Kita akan mengupayakan dan mengusahakan agar pemudik di daerah ini merasa nyaman.”
Supian mendukung kebijakan Menteri Perhubungan yang membatasi jumlah muatan penumpang kapal laut. Sebab, kebijakan ini bertujuan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan para pemudik. Tetapi, kata dia, kebijakan itu juga harus sejalan dengan antisipasi terjadinya kekurangan armada. "Kami harapkan usulan penambahan armada bisa segera disetujui, jangan sampai masyarakat yang ingin mudik terlantar. Karena kalau terlantar dikhawatirkan akan berdampak pada kamtibmas.”
Sementara itu, meskipun diperkirakan jumlah penumpang kapal yang mudik tahun ini tidak seramai tahun lalu, namun perlu diwaspadai karena lebaran tahun ini bersamaan dengan kebijakan libur panjang cuti bersama dan libur sekolah.
Pantauan Borneonews, Rabu (15/6/2016), di Kantor PT Pelni (Persero) Cabang Sampit yang juga menyediakan loket penjualan tiket, tidak ada lagi tiket yang tersedia untuk beberapa tanggal keberangkatan.
Seperti KM Egon tujuan Semarang, yang berangkat 25 Juni 2016 dengan kapasitas 445 penumpang. KM Binaiya berangkat 27 Juni 2016 tujuan Semarang berkapasitas 876 penumpang. KM Binaiya berangkat 30 Juni 2016 tujuan Semarang kapasitas 946 penumpang. KM Kelimutu berangkat 1 Juli 2016 tujuan Surabaya dengan kapasitas 1.154 penumpang. KM Lauser berangkat 3 Juli 2016 tujuan Surabaya berkapasitas 836 penumpang, dan KM Binaiya berangkat 4 Juli 2016 tujuan Semarang berkapasitas 918 penumpang. (M. RIFQI/N).








