BORNEONEWS, Palangka Raya - Kondisi tujuh anak di Palangka Raya yang dirawat karena mengalami keracunan setelah makan nasi goreng sudah mulai membaik.
Kepala Dinas Kesehatan Palangka Raya, drg Andjar Hari Purnomo mengatakan, anak-anak tersebut mengalami gejala mual, muntah, diare, dan demam.
Lima anak dirawat di RS Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya, sementara dua lainnya dirawat di RSUD Palangka Raya. Saat dikunjungi oleh Pj Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu, kondisi kedua anak di RSUD Palangka Raya dilaporkan sudah mulai membaik.
"Saat ini kondisi dua anak yang dirawat di RSUD Palangka Raya sudah mulai membaik," ujarnya usai memeriksa kondisi anak tersebut, Kamis, 1 Agustus 2024.
Pihak Dinas Kesehatan Palangka Raya terus memantau perkembangan kondisi anak-anak yang diduga keracunan makanan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencegah kejadian serupa terjadi di masa mendatang.
--page
Untuk memastikan penyebab keracunan, sampel makanan nasi goreng yang dikonsumsi anak-anak tersebut telah dikirim ke BPOM Palangka Raya untuk diperiksa.
"Untuk pemeriksaan sampel makanan, kita masih menunggu dari BPOM Palangka Raya, apakah makanan nasi goreng tersebut penyebab anak-anak keracunan makanan," pungkasnya. (PATHUR/H)









