BORNEONEWS, Sampit - Sebanyak 10.000 kudapan disajikan pada Festival Kue Tradisional di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis, 1 Agustus 2024.
"Saya prediksi lebih dari 10.000 kue ada hari ini dan dinikmati pengunjung Festival Kue Tradisional," kata Pemerhati dan Pelestari Budaya Kotim Utari Riambarwati.
Kegiatan tersebut digelar di Anjungan Sampit, Jalan Gunung Arjuno 8, Kecamatan Baamang melibatkan pelaku UMKM, pelajar, organisasi masyarakat, dan dunia usaha.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perwakilan BPK Wilayah XIII Gracia Desi Andini, Ketua TP-PKK Kotim Khairiah Halikinnor, dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotim Bima Eka Wardhana.
Festival Kue Tradisional tersebut merupakan apresiasi dari Balai Pelestarian Kebudayaan melalui BPK Wilayah XIII melalui proposal yang diajukan Pemerhati dan Pelestari Budaya Kotim.
Pihaknya menjadi salah 1 dari 13 proposal yang diterima BPK Wilayah XIII. Dirinya sengaja mengajukan kegiatan Festival Kue Tradisional karena daerah ini memiliki banyak kue dan belum pernah diapresiasi untuk dimunculkan.
"Saya berterima kasih kepada masyarakat dan dunia usaha donatur karena dana dari BPK sangat sedikit untuk acara seperti ini. Tapi karena keterbukaan dan ditunggu masyarakat sehingga antusias sangat tinggi," ujarnya.
Kegiatan tersebut salah satu promosi kuliner yang menghasilkan nilai ekonomi dengan mengangkat cita rasa warisan budaya nenek moyang melalui kue tradisional.
Festival tersebut dirangkai dengan llomba kue tradisional dari para pelaku UMKM dan sejumlah sajian kue dari partisipasi tokoh masyarakat dan organisasi.
"Sebenarnya cukup banyak tetapi anjungan Sampit ini lokasinya terbatas saya membatasi 17 partisipan," katanya.
--page
Ia juga mengundang 500 pelajar tingkat SLTA yang bergiliran datang di Anjungan Sampit untuk mengenal dan menikmati kue-kue tradisional. Mereka juga dapat menyaksikan benda koleksi yang tersimpan di Anjungan Sampit.
"Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi event tahunan di Anjungan Sampit," tandasnya. Beberapa jajanan tradisional yang disajikan yaitu Sengkulun, sawut, tahu mager, cenit, putu mayang, onde-onde, klepon, nona manis, kue ku, lapis singkong, gethuk lindri, apem, lapis beras, serabi dan lain-lain. (DEWI PATMALASARI/R)









