SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit -  Fajrurrahman yang juga Sekda Kotawaringin Timur diketahui mendaftar ke 4 parpol untuk ikut dalam Pilkada Kotim 2024. Walaupun begitu, abdi negara yang bakal pensiun per 1 September ini menegaskan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kotim bersikap netral dalam Pilkada.

Fajrurrahman menilai seorang ASN dituntut harus netral dan harus bebas dari segala bentuk pengaruh manapun serta tidak memihak kepada kepentingan siapapun.

"ASN ini adalah pengayom masyarakat, ASN tidak boleh berpolitik praktis. Meski mempunyai hak pilih dalam pesta demokrasi, ASN tetap harus berpegang teguh terhadap ketentuan yang mengatur netralitas ASN ini," kata Fajrurrahman, Kamis, 1 Agustus 2024.

Tahun 2024 ini merupakan tahun politik dimana pesta demokrasi diselenggarakan melalui Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, sedangkan Pemilu sendiri telah diselenggarakan pada 14 februari 2024 lalu.

Sedangkan untuk Pilkada serentak sendiri akan diselenggarakan pada 27 November 2024 mendatang, Pilkada ini merupakan pilkada serentak yang pertama kali dilaksanakan.

--page

"Pemilu tahun ini merupakan bagian dari sejarah panjang demokrasi Indonesia, di mana Pemilu tahun ini merupakan Pemilu ketiga belas yang telah diselenggarakan sejak Indonesia merdeka," ucapnya

Ia pun melanjutkan, pemerintahan harus tetap berjalan dengan baik, siapapun yang nantinya terpilih menjadi kepala daerah, itu adalah hasil dari pilihan masyarakat. Jangan sampai perbedaan pilihan dalam politik menimbulkan perpecahan.

Oleh karena itu netralitas ASN perlu dijaga, kerjasama antara semua pihak termasuk stakeholder tentunya sangat diperlukan demi menciptakan kondisi aman dan nyaman sebelum dan sesudah Pilkada Serentak 2024.

"Saya mengajak kepada semua pihak untuk ikut serta menyukseskan Pilkada 2024 ini. Mari kita jaga ketertiban sehingga situasi selalu kondusif. Siapapun yang terpilih nantinya, semoga dapat membawa Kotim menjadi lebih baik lagi," tutupnya. (Ari)