MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh -  Guna menghormati budaya adat dan kearifan lokal PT. Sepalar Yasa Kartika (SYK) menggelar kegiatan Persetujuan atas Dasar Informasi Awal Tanpa Paksaan (PADIATAPA), kegiatan ritual Penyanggar dan Tolak Bala pra-operasional perusahaan. Kegiatan ini berlangsung di Desa Nihan Hilir,  Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara, Kamis, 1 Agustus 2024. 

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit yang baru beroperasi di wilayah tersebut serta dalam operasionalnya saat ini melakukan pengembangan dan perluasan bidang usaha perkebunan di wilayah Muara Teweh sudah sewajarnya menghormati penghormatan kepada budaya adat dan kearifan lokal di daerah tersebut.

Kegiatan ini hadiri oleh para Tokoh adat, Tokoh Masyarakat, pemerintahan desa dan kecamatan, para Demang, Para Mantri, Kapolsek dan masyarakat sekitar area operasional perusahaan. 

Karena perusahaan ini beroperasi di 5 desa dan 3 Kecamatan diwilayah Muara Teweh. Beberapa desa yang berada di sekitar PT. SYK diantaranya Desa Ipuh, Desa Mukut, Desa Lahei, Desa Nihan dan Desa Panreh.

Kelima desa tersebut merupakan desa di 3 Kecamatan diantaranya kecamatan Lahei, Kecamatan Lahei Barat dan Kecamatan Teweh Tengah.

--page

"Dengan kegiatan ritual penyanggar ini berarti PT SYK sangat menghormati kearifan lokal sekitar perusahaan, kami juga berharap nantinya perusahaan ini bisa membantu untuk meningkatkan ekonomi masyarakat setempat dan memiliki nilai yang positif," jelas Camat Lahei Anwar Sadat.

Kegiatan dilakukan di 2 tempat yakni kegiatan ceremonial yang dilakukan di salah satu rumah tokoh masyarakat, dan kegiatan ritual didalam hutan sebagai bagian rangkaian dalam adat istiadat di wilayah tersebut.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Perusahaan yaitu Dept Head Sosial dan Plasma, Bobby Lawi,  Manager Sustainability Joko Triyanto, Dept. Head CSR Miran Suhardi, Manager CSR Abdur Rohman dan GM PT.  SYK Jeffri Sormin.

Kegiatan PADIATAPA serta kegiatan Ritual Penyanggar dan Tolak Bala pra Operaional PT. SYK di Desa Nihan Hilir, Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara, Kalteng, Kamis, 1 Agustus 2024
Kegiatan PADIATAPA serta kegiatan Ritual Penyanggar dan Tolak Bala pra Operaional PT. SYK di Desa Nihan Hilir, Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara, Kalteng, Kamis, 1 Agustus 2024.

Dalam sambutannya Departemen Head CSR Miran Suhardi  menyampaikan perusahaan senantiasa menjaga dan selalu menghormati budaya adat istiadat dan kearifan lokal yang ada di sekitar perusahaan.

"Kami juga berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi media silaturahmi dan komunikasi sehingga Operaional bisa lancar, aman atas dukungan dari seluruh stakeholder sekitar operasional kebun," jelas Miran Suhardi.

--page

Manager Sustainability, Joko Triyanto yang juga hadir falam kegiatan tersebht menyampaikan, selain kegiatan ritual adat kegiatan hari ini juga di penerapan PADIATAPA, sebagai tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi sebelumnya yang dilakukan diseluruh desa sekitar operasional kebun.

"Perusahaan akan berkomitmen untuk menerapkan operasional tanpa deforestasi, menerapkan praktik dan standar industri terbaik, pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab serta menghormati hak-hak masyarakat asli dan komunitas setempat" jelas Joko Triyanto. (WAHYU KRIDA/j)