BORNEONEWS, Palangka Raya - Kasatreskrim Polresta Palangka Raya Kompol Ronny Marthius Nababan menyampaikan motif dari aksi 11 sekawan yang 10 diantaranya masih anak-anak/pelajar melakukan pencurian motor. Ternyata hanya untuk memodifikasi motor mereka sendiri.
Para pelaku melakukan pencurian kendaraan untuk kemudian mempreteli bagian-bagian kendaraan tersebut dan memasangkannya ke motor pribadi mereka. Menurut pengakuan pelaku, tidak ada hasil curian yang dijual, semua digunakan untuk kebutuhan modifikasi.
"Satu kendaraan yang berhasil diamankan sebagai barang bukti adalah jenis ninja 2 tak berwarna kuning, yang ternyata merupakan milik salah satu anggota Polresta Palangka Raya yang juga menjadi sasaran aksi pencurian," katanya, Jumat, 2 Agustus 2024.
Para pelaku menargetkan kendaraan secara acak, memilih kendaraan yang tidak dikunci ganda dan terparkir di area tanpa pagar. Aktivitas pencurian dilakukan oleh 11 sekawan ini mulai tengah malam hingga dini hari.
Satreskrim Polresta Palangka Raya menemukan bahwa para pelaku melakukan aksi mereka dengan cermat, memilih kendaraan yang rentan dan mudah diakses tanpa keamanan yang memadai.
--page
"Untuk mencegah hal serupa tentunya kami meminta kepada orang tua untuk mengawasi dan mengontrol anak - anaknya agar tidak menjadi korban maupun pelaku kriminal," pungkasnya. (PATHUR/H)









