BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Seruyan terus berupaya mendorong penggunaan mekanisasi pertanian sebagai solusi agar para petani tidak lagi menggunakan metode pembakaran untuk pembukaan lahan pertanian.
Kepala DKPP Seruyan, Albidinnor, menyatakan bahwa mekanisasi pertanian terus disosialisasikan kepada masyarakat petani untuk pengolahan lahan.
“Untuk membantu petani mengolah lahan tanpa membakar, DKPP Seruyan telah menyiapkan berbagai alsintan di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) yang tersebar di kecamatan,” ujar Albidinnor, Jumat,2 Agustus 2024
Alat dan mesin pertanian ini dapat digunakan oleh para petani untuk mengolah lahan pertanian mereka dan bisa dipinjam melalui BPP di wilayah kecamatan masing-masing.
Albidinnor mengimbau para petani menggunakan peralatan yang telah disediakan untuk pengolahan lahan pertanian agar tidak lagi menggunakan cara yang dilarang dalam membuka lahan.
Penggunaan mekanisasi pertanian dianggap sebagai salah satu solusi untuk mengubah pola pengolahan lahan tradisional masyarakat.
--page
Mekanisasi pertanian memiliki beberapa keuntungan, antara lain pengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan, efisiensi waktu dan tenaga, serta peningkatan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.
Dengan menggunakan peralatan modern dan metode pengolahan yang ramah lingkungan, para petani di Kabupaten Seruyan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian mereka sambil menjaga keberlanjutan lingkungan. (FAHRUL/H)









