BORNEONEWS, Palangka Raya - Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga pada Juli 2024 Provinsi Kalimantan Tengah mengalami deflasi y-on-y sebesar 0,17 persen atau terjadi penurunan indeks dari 101,26 pada Juli 2023 menjadi 101,09 pada Juli 2024.
"Pada kelompok ini yang mengalami deflasi y-on-y tertinggi adalah subkelompok pemeliharaan, perbaikan dan keamanan tempat tinggal atau perumahan sebesar 0,92 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Agnes Widiastuti pada Jumat, 2 Agustus 2024.
Sementara subkelompok yang mengalami inflasi y-on-y tertinggi, kata Agnes lagi, adalah sewa dan kontrak rumah sebesar 0,46 persen.
"Kelompok ini pada Juli 2024 memberikan andil/sumbangan deflasi y-on-y sebesar 0,02 persen," tuturnya.
Sementara komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan deflasi y-on-y, lanjutnya, yaitu bahan bakar rumah tangga sebesar 0,03 persen kemudian komoditas semen, seng dan besi beton sebesar 0,01 persen.
--page
"Sementara komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi y-on-y adalah kontrak rumah dan sewa rumah sebesar 0,01 persen," terang Agnes lagi.
Kelompok ini, katanya, pada Juli 2024 tidak memberikan andil/sumbangan yang signifikan terhadap deflasi m-to-m. (TESTI PRISCILLA/j)









