PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tanpa kenal lelah, kader imunisasi mengejar target pada pekan imunisasi nasional atau PIN Polio hingga malam hari. Seperti yang tampak oleh wartawan Borneo News di sebuah Playground di bilangan Bukit Keminting, Palangka Raya pada Jumat malam, 2 Agustus 2024. Dua kader imunisasi mendatangi Playground yang dipenuhi anak-anak ini demi mengejar capaian target.

"Iya ini sampai malam, dari pagi kami gerak tadi tapi tidak apa-apa asal tujuan dan capaian kita dapat terpenuhi," kata Penanggung Jawab Program Imunisasi UPTD Puskesmas Bukit Hindu, Diana Wati kepada Borneonews.

Sekitar pukul 19.00 atau jam 7 malam, Diana dan rekannya masih berkeliling ke beberapa Playground demi menyasar anak-anak yang belum kebagian PIN polio baik di sekolah, di puskesmas maupun di posyandu sekitar.

"Tadi kami sudah ke Playground yang ada di Jalan Tingang tapi kebetulan yang di sana sudah dapat semua, karena sebelumnya kita juga sudah datang ke Playground yang ada di Jalan G Obos sehingga sebagian anak memang sudah dapat," tutur Diana.

Meski demikian Diana tetap mendatangi Playground yang ada di Jalan Bukit Keminting ini lantaran tetap ada kemungkinan akan adanya anak yang belum mendapat imunisasi polio.

--page

Benar saja, dari sekian banyak anak yang sedang bermain di Playground ini ada satu anak yang ternyata belum mendapatkan imunisasi polio padahal berdasarkan umur masih termasuk dalam sasaran.

"Di sini ada satu anak yang usianya belum 8 tahun namun belum mendapat imunisasi polio ini. Menurut orang tuanya memang ada petugas puskesmas yang datang ke sekolah anak ini namun anaknya tidak kebagian karena imunisasinya diperuntukkan bagi kelas 1 dan 2 SD serangnya anak mereka ini sudah kelas 3 SD walaupun usianya belum 8 tahun," jelas Diana.

Alhasil, di tengah-tengah permainannya di Playground, anak yang baru akan berusia 8 tahun pada 10 Agustus 2024 mendatang ini menerima imunisasi polio dadakan.

"Nah kan ternyata ada saja anak yang belum dapat imunisasi polio, makanya biar malam-malam kami jalani saja. Capek memang, tapi demi anak-anak kita sehat bebas polio, kita kerjakan saja," tutur wanita berhijab ini lagi.

Dengan hanya mengendarai sepeda motor, Diana dan rekannya kemudian melanjutkan perjalanan untuk menyasar tempat lain yang kira-kira berpotensi dihadiri anak-anak kecil.(TESTI PRISCILLA/j)