BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sebanyak 500 itik jenis alabio disalurkan di Kabupaten Kapuas. Program bantuan ini dari Pemerintah Provinsi untuk Distanak Kapuas dan berkerja sama dengan Polres Kapuas.

Kabid Pengembangan Produksi Perternakan Dinas Pertanian dan Perternakan Kalteng Mudianto Agan menerangkan, bantuan kali ini akan dikawal oleh Polres Kapuas. Hal ini dilakukan untuk lebih memastikan bantuan tepat sasaran dan bisa berhasil.

"Ini kerjasama kita dengan Distanak Kapuas dan Polkres Kapuas. Nanti tidak hanya itik tetapi sapi, kambing dan lainnya. Sasaran kita untuk meningkatkan populasi ternak, program pengembangan serta pengembangan ternak," ungkap Mudianto kepada awak media.

Dalam kesempatan itu, Kadistanak Kapuas Ishak Basseri juga mengatakan, bahwa sasaran bantuan dipastikan berjalan lancar. Apalagi dengan adanya bantuan provinsi yang bersinerngi dengan Polres Kapuas dia yakin ternak itik tersebut bisa dikembangkan.

"Saya sangat mengapresiasi kerjasama ini, mudah-mudahan semakin banyak yang memantau dan terjun  membina masyarakat, maka masyarakat lebih baik dan bisa mengembangkan ternak hingga semakin meningkat. Kerjasama seperti ini baru pertama di Kalteng," ujar Ishak Basseri.

Sementara itu, Kapolres Kapuas AKBP Jukiman Situmorang sangat antusias dengan adanya kerjasama yang pertama kali dilaksanakan di Kalteng itu. Sebab, menurutnya konsep kerja sama ini tentunya tidak terlepas dalam rangka menciptakan Kamtibmas yang kondusif.

“Ini kemudian kita akumulasikan dalam bentuk kerjasama, sehinga ketika polisi terjun ke masyarakat bisa dilihat dalam segala aspek. Makanya kita ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten," terangnya.

Kerjasama tersebut ditambahkanya, membuat program Polres bisa efektif dan efisien, menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif. Untuk mendukung program itu, diterangkan Jukiman, bahwa Babimkamtibnas yang tersebar di semua desa telah bersinergi dengan kelompok tani yang bisa membiakkan, sebelum adanya pengajuan proposal bantuan.

"Dan kami berharap nanti ke depan ada program yang lebih dahsyat lagi. Sehingga kemitraan pemerintah dan kepolisian bisa efektif mewujudkan masyarakat yang sejahtera, aman, tertib dan damai. Penyaluran 1 atau 2 minggu ini sebelum atau sesudah lebaran," ungkapnya.  (DJEMMY NAPOLEON/*)