BORNEONEWS, Sukamara - Dinas Pekerjaaan Umum Penataan Ruang Perumahaan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Sukamara akan membangun 300 sampai dengan 400 lapak pada pembangunan Pasar Saik Sukamara pada tahap pertama.
Saat ini proses pembangunan sudah mulai dilakukan dengan ditandainya pelaksanaan peletakan batu pertama oleh Pejabat Bupati Sukamara Kaspinor pada Senin, 5 Agustus 2024.
“Jumlah lapah yang dibangun pada tahap pertama ada 300-400 lapak, tetapi untuk kita target sementara ini 250 lapak dulu,” kata Kepala DPUPR-Perkim Sukamara, M Rizali, Senin, 5 Agustus 2024.
Menurut dia, pada gedung lama Pasar Saik saat ini memiliki sebanyak 200 lapak dan dari jumlah tersebut masih ada lapak-lapak kosong yang tidak diisi oleh pedagang.
“Jadi setelah diselesaikan target, pedagang yang ada ini akan kita pindahkan untuk berjualan di lapak yang ada digedung baru dan lapak yang lama akan dibongkar untuk dilakukan pembanguan,” terangnya.
--page
M Rizali menuturkan, bahwa untuk tahap pertama ini jumlah dana yang digelontorkan pemerintah dalam pembangunan gedung pasar sebesar Rp 3 miliar 89 juta. Dan untuk pembangunannya masih mengacu pada konsep tradisional, sehingga materialnya yang digunakan sebagai besar menggunakan kayu dan papan.
“Untuk tahap kedua nantinya membangun tempat parkir, tempat kuliner, mushola dan juga taman bermain. Untuk anggarannya masih kita hitung yang pekerjaan ditahap kedua ini, dan ini akan dikerjakan dan kita anggarkan kembali pada tahun 2025,” pungkasnya. (NORHASANAH/y)









