SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Tidak hanya sebagai lokasi transaksi jual beli, Pemerintah Kabupaten Sukamara berharap Pasar Saik dapat mendukung sektor pariwisata yang ada di Bumi Gawi Barinjam. 

“Harapan kita tidak saja pasar untuk tempat terjadinya transaksi jual beli, tetapi ini akan mendukung sektor pariwisata. Karena ada kuliner dan taman,” ucap Pejabat Bupati Sukamara, Kaspinor pada acara peletakan batu pertama pembangunan Pasar Saik, Senin, 5 Agustus 2024.

Dia berharap, dengan berbagai fasilitas yang akan dibangun pemerintah nantinya dapat memberikan rasa nyaman kepada pengunjung yang datang agar lebih betah saat berbelanja kebutuhan di Pasar Saik.

“Disamping mereka berbelanja kebutuhan pokok, tetapi mereka juga akan menikmati suasana pasar yang nyaman dibandingkan yang sebelum-sebelumnya, makanya ini kita desain sedemikian rupa,” ujarnya.

Kaspinor menambahkan, bahwa di Pasar Saik juga akan dibarengi dengan teknologi informasi yang berkenaan dengan info pasar. Dimana info pasar ini untuk melihat fluktuasi harga dan barang-barang yang tersedia.

--page

“Dengan info pasar ini supaya nanti masyarakat akan tahu terhadap ketersediaan barang dan juga harganya,” ungakapnya. 

Sedangkan Kepala Dinas PUPR-Perkim Sukamara M Rizali mengatakan bahwa pada tahap pertama jumlah lapak yang dibangun pada gedung baru Pasar Saik sebanyak 300-400 lapak.

“Untuk pembangunan gedung pasar masih mengacu pada konsep tradisional, sehingga bangunan ini materialnya sebagai besar menggunakan papan. Sementara pada tahap pertama ini anggarannya mencapai 3 miliar 89 juta,” tukas Rizali. (NORHASANAH/Y)