BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Musyawarah Kecamatan MUI Kecamatan Kapuas Kuala telah dilaksanakan, bertempat di Aula kantor Kecamatan Kapuas Kuala.
Sekaligus dilanjutkan Konferensi Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Kapuas Kuala.
Kegiatan tersebut juga bertujuan memilih kepengurusan baru untuk periode 2024 - 2029.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum MUI Kabupaten Kapuas, Nurani Sarji, Ketua MUI Kecamatan Kapuas Kuala Abu Bakar, Camat Kapuas Kuala, Nurcahyono, para kepala desa dan tokoh agama.
Ketua MUI Kabupaten Kapuas, Nurani Sarji, menyampaikan arahan penting mengenai peran strategis MUI dalam membimbing umat dan menjaga kerukunan antarumat beragama.
--page
Selain itu, konferensi MWC NU juga menekankan pentingnya peran NU dalam mengembangkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah serta memperkuat jalinan silaturahmi antarwarga NU di kecamatan ini.
"Diharapkan, dengan kepengurusan yang baru dan dukungan yang kuat dari berbagai pihak, MUI dan NU di Kecamatan Kapuas Kuala dapat terus berkontribusi positif dan memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya, Senin, 5 Agustus 2024.
Sebelumnya, Camat Kapuas Kuala, Nurcahyono, mengungkapkan harapan dan dukungannya terhadap kedua organisasi keagamaan ini.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara MUI dan NU dengan program-program pemerintah setempat untuk memajukan masyarakat dan menciptakan harmoni dalam kehidupan beragama di kecamatan Kapuas Kuala.
“Dengan adanya Musyawarah Kecamatan MUI dan Konferensi MWC NU, kami berharap kedua organisasi ini dapat terus berkembang dan berperan aktif dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Kami juga sangat mendukung adanya kolaborasi antara MUI dan NU dengan pemerintah untuk mewujudkan program-program yang bermanfaat bagi kemajuan daerah ini," ujarnya. (DODI/H)









