BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ketua DPD PAN Kotawaringin Barat (Kobar), Tuslam Amirudin, menegaskan bahwa PAN dari awal sudah berusaha membangun komunikasi politik untuk persiapan Pilkada 2024.
"Jadi, bukan masalah apakah tetap mendukung Hj. Nurhidayah atau tidak. Dari awal, PAN belum memberikan dukungan kepada bakal calon bupati manapun," ujarnya, Selasa, 6 Agustus 2024.
Saat ini, PAN telah merekomendasikan Tuslam Amirudin sebagai bakal calon wakil bupati yang diserahkan saat Rakernas di Jakarta pada 28 Juni 2024.
Selain itu, PAN juga sedang berkomunikasi dengan partai lain untuk membangun koalisi, termasuk menentukan siapa bakal calon bupati yang akan diusung. Kebetulan, sebelumnya sedang berproses dengan partai Golkar yakni kubu Hj Nurhidayah.
Golkar memberikan kesempatan kepada 10 nama bakal calon wakil bupati, termasuk Tuslam, untuk mengikuti proses survei internal partai Golkar.
--page
"Kita hargai itu. Kalau hari ini Golkar menetapkan calon lain sebagai pasangan Hj. Nurhidayah, itu hak mereka. Keputusan ada di tangan internal Golkar," jelasnya.
Dengan demikian, Golkar sementara ini tidak melibatkan PAN dalam proses menuju Pilkada 2024.
"Oleh karena itu, saya sudah melapor ke ketua DPW dan disarankan untuk mengambil langkah-langkah lebih lanjut sesuai dengan surat rekomendasi yang diberikan kepada ketua DPD," lanjutnya.
Tuslam pun dipersilahkan untuk membangun komunikasi, kemana PAN akan memberikan dukungan dengan mengeluarkan B1KWK.
"Kami akan membangun komunikasi dengan pihak-pihak, baik bakal calon bupati maupun partai lain, untuk berkolaborasi dan bersinergi membangun Kotawaringin Barat," tegasnya.
Ia menegaskan, bukan berarti menarik dukungan, namun sejak awal masih dalam proses politik untuk membangun koalisi.
--page
Tuslam menambahkan, saat ini masih ada peluang, mengingat peta politik di Kobar bisa dua atau tiga pasangan calon, tergantung situasi yang berkembang.
"Saat ini baru satu pasangan yang sudah menyatakan bakal maju Pilkada 2024, yaitu Hj. Nurhidayah dan Suyanto. Kita lihat saja perkembangannya," tambahnya.
Setelah pengumuman pasangan Hj. Nurhidayah, banyak tokoh dari Pangkalan Lada, Arut Selatan, dan Kumai yang menyarankan PAN untuk mengambil langkah lain.
"Mereka menyarankan agar PAN membangun koalisi dengan bakal calon atau partai lain yang memiliki pandangan yang sama untuk membangun Kobar lebih baik," tutupnya. (DANANG/j)









