BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi C DPRD Palangka Raya, Yudhi Karlianto Manan mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi lahan mereka dan menghindari pembukaan lahan dengan cara membakar guna mencegah terjadinya Kebaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Saat ini, 19,69 hektar lahan di Palangka Raya telah dilaporkan terbakar akibat Karhutla, menimbulkan dampak serius bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Yudhi menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla.
"Dengan mengawasi lahan secara bersama-sama, diharapkan dapat mengurangi risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang dapat merugikan banyak pihak," ujarnya, Selasa, 6 Agustus 2024.
Pembukaan lahan dengan cara membakar seringkali menjadi pemicu utama terjadinya Karhutla, yang dapat menyebabkan kerugian besar baik secara ekonomi maupun lingkungan.
Yudhi Karlianto mengajak masyarakat untuk menggunakan metode pembukaan lahan yang ramah lingkungan dan tidak merugikan, guna menjaga keberlanjutan ekosistem dan menghindari dampak negatif Karhutla.
--page
Dalam upaya pencegahan Karhutla, Yudhi Karlianto juga menyoroti pentingnya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla serta cara-cara untuk mencegahnya.
"Dengan pengetahuan yang cukup, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan menghindari praktik-praktik yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan," pungkasnya. (PATHUR/Y)









