BORNEONEWS, Moskow - Pemilihan umum di wilayah Palestina tidak akan berlangsung sampai Israel memastikan partisipasi warga Palestina dari Yerusalem Timur, kata Presiden Palestina Mahmoud Abbas kepada Sputnik.
"Posisi kami mengenai pemilu di Palestina jelas. Kami telah berulang kali menyerukan agar pemilu diadakan dan kami masih berencana untuk mengadakannya, jika kami dapat melakukannya di Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Yerusalem Timur," kata Abbas.
Israel mencegah hal ini, jadi kami memutuskan untuk menunda pemilu presiden dan parlemen, kata presiden.
"Israel mencegah (pemilu) ini, dan karena itu kami memutuskan untuk menunda pemilihan presiden dan parlemen sampai saat warga negara kami di Yerusalem dapat berpartisipasi karena Yerusalem Timur merupakan bagian integral dari Negara Palestina sekaligus ibu kotanya," kata Abbas.
Lebih lanjut Abbas mengatakan bahwa pemilu akan menjadi perwujudan hak sah sesama warga negara Palestina yang tinggal di sana untuk mencalonkan diri dan memilih wakil mereka.
Sumber: Sputnik-OANA-ANTARA
Pemilu Palestina akan Digelar Jika Semua Warganya Berpartisipasi
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
FAO: Sedikitnya 1,2 Juta Warga Palestina Alami Krisis Pangan Akut
Utusan Palestina Ungkap Imam Besar Tak Dapat Shalat di Masjid Al-Aqsa
Palestina Nyatakan Belasungkawa Kepada RI atas Gempa di NTT
Hujan Perdana Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Komentar (0)
Memuat komentar…







