BORNEONEWS, Tamiang Layang - Karang Taruna Desa Ipu Mea Kabupaten Barito Timur menggalang donasi untuk keluarga yang tertimpa musibah kebakaran di desa setempat, Selasa, 6 Agustus 2024.
Ketua Karang Taruna Desa Ipu Mea Leriantoni menjelaskan, pihaknya berinsiatif menggalang bantuan untuk meringankan beban keluarga Pendi Saputra karena tidak ada harta benda yang dapat diselamatkan saat kebakaran. Dalam musibah ini mereka bukan saja kehilangan harta benda, namun juga anak sulung, Frenky (19), remaja berkebutuhan khusus yang tewas terpanggang karena tidak sempat menyelamatkan diri.
"Kami melakukan penggalangan donasi dengan cara membuat pamplet open donasi secara online dan memasukkan nama dan nomor rekening perwakilan dari Karang Taruna Desa Ipu Mea. Kemudian nanti setelah dana terkumpul, maka dana tersebut diserahkan kepada keluarga korban, beserta nama pengirim dan jumlah uang yang ditransfer," kata Lerianto, Rabu, 7 Agustus 2024.
Penggalangan dana itu sudah dimulai sejak kemarin dan akan berakhir pada pukul 18.00 WIB hari ini. Meski demikian, Karang Taruna tetap menyerahkan kepada keluarga pada tahapan selanjutnya jika masih ada bantuan yang masuk ke rekening setelah penggalangan berakhir.
"Kontribusi dari kalangan khalayak banyak saat ini sangat membantu. Informasi selanjutnya akan kami sampaikan secara terbuka kepada pihak keluarga dan rekan-rekan Karang Taruna di desa dan juga kepada masyarakat atau pihak lain yang meminta keterangan secara online maupun langsung dengan cara memperlihatkan atau rekam layar HP, dan lain-lain sebagai bukti transfer dari teman-teman yang sudah berkontribusi untuk hasil dari penggalangan dana tersebut," ungkap Lerianto terkait perkembangan penggalangan donasi.
Dia menerangkan, kondisi keluarga Pendi Saputra hingga saat ini berduka karena kehilangan salah satu anak terkasih mereka.
"Rencana korban meninggal akan dimakamkan sore ini," kata Lerianto.
--page
Rumah Pendi Saputra ludes terbakar sekitar pukul 15.50 WIB, Selasa, 6 Agustus 2024. Selain rumah Pendi, dua rumah di sebelahnya ikut terbakar dengan tingkat kebakaran 30 dan 10 persen. (BOLE MALO/Y)









