BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Tengah (Kalteng), Nuryakin mengingatkan dampak buruk judi online.
"Saat ini praktik judi online sudah meresahkan masyarakat," sebut Nuryakin saat mewakili gubernur Kalteng dalam kegiatan sosialisasi perlindungan konsumen dan bahaya judi online di Palangka Raya, baru baru ini.
Nuryakin menyampaikan, judi online biasanya berawal dari sekadar iseng-iseng, kemudian akhirnya sampai kecanduan bermain.
"Hingga tidak sadar bahwa judi online itu bukan hanya mengakibatkan kerugian finansial atau ekonomi saja, tetapi juga bisa merusak masa depan diri, anak-anak, dan keluarga," ungkap Nuryakin.
Ia menilai praktik-praktik Judi Online ini menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari kehilangan harta benda, perpecahan keluarga dan pertemanan.
--page
Bahkan dari judi online dapat berdampak ke meningkatnya tindakan kekerasan dan kriminalitas di tengah masyarakat. (HERMAWAN DP/Y)









