KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Desa Terusan Raya, Kecamatan Bataguh mengadakan Musyawarah Desa (Musdes) terkait Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2025 dan Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah Desa (DU-RKPDes) Tahun Anggaran 2025. 

Acara ini berlangsung di Aula Kantor Desa Terusan Raya, Kamis, 8 Agustus 2024 ini diselenggarakan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) ini dihadiri oleh Tim Monitoring Musdes RKPDes Kecamatan Bataguh, Kepala Desa beserta perangkatnya, Ketua dan Anggota BPD, Ketua TP PKK Desa.

Lalu dihadiri Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua LPM Desa, Bidan Desa, Pendamping Desa, KPM, RT/RW, tokoh masyarakat dan agama, Karang Taruna, serta kelompok tani.

Musyawarah dipimpin dan dibuka oleh Ketua BPD Desa Terusan Raya, Junadi. Ia menjelaskan bahwa Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) adalah penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) untuk periode satu tahun. 

RPJM Desa sendiri merupakan rencana pembangunan untuk periode enam tahun.

--page

"RKP Desa menjadi dasar penyusunan dan penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) yang akan diusulkan Pemerintah Desa kepada Kabupaten melalui mekanisme perencanaan pembangunan daerah," ujar Junadi.

Sementara, Pj. Kepala Desa Terusan Raya, Cather Kaharap menekankan pentingnya Musdes ini untuk merancang kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2025. 

"Apa yang dibutuhkan dalam pembangunan Desa disampaikan pada Musdes hari ini," harapnya.

Tim monitoring RKPDes Kecamatan Bataguh yang diwakili oleh Rijali Rahman, selaku Pendamping Desa, mengapresiasi kegiatan Musdes yang telah berjalan sesuai jadwal dan rencana. "Untuk kegiatan Ketahanan Pangan dan BLT-DD tetap dianggarkan," imbuhnya 

Setelah itu, Sekretaris Desa, Arifin, memaparkan RKPDes Tahun Anggaran 2025. Dilanjutkan peserta musdes mencermati isi RKPDes dan dilanjutkan dengan sesi diskusi untuk mencapai pemahaman yang sama. 

Selanjutnya, dilakukan pemaparan DU-RKPDes Tahun Anggaran 2025, dengan usulan-usulan yang belum terealisasi pada tahun ini akan diajukan kembali. (DODI/Y)