BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Banyak cara dilakukan calo tiket kapal untuk meyakinkan calon penumpang. Mulai dari mengaku kenal orang dalam, hingga bisa menjamin lolos pemeriksaan meski nama yang tertera di tiket berbeda dengan identitas penumpang.
"Kirim saja nama dan umurnya, nanti akan disesuaikan dengan yang di tiket," ujar salah satu calo tiket kapal CN, saat dihubungi Borneonews melalui sambungan selular, di Pangkalan Bun, Kamis (16/6/2016).
Meski di papan pengumuman PT Pelni Cabang Pangkalan Bun tiket dinyatakan habis, dia menjanjikan mampu mendapatkan tiket dalam jumlah besar. Bahkan dengan nama sesuai calon penumpang. "Tenang saja, saya kenal orang dalam. Soal itu (identitas pada tiket) bisa diatur," ucapnya.
Karena tiket di loket PT Pelni habis, ia menjualnya dengan harga sangat tinggi, mulai Rp450 ribu hingga Rp550 ribu kepada sejumlah calon penumpang. "Tahun lalu bahkan harganya sampai Rp700 ribu. Nanti juga mendekati lebaran harganya akan semakin tinggi," ujar CN.
Calo lain berinisial DS mengaku mampu menyediakan lima tiket sekali beli dan berjanji akan menyediakan lima tiket lagi berikutnya. Namun, dalam tiket tersebut sudah tertera identitas. "Kalau sekarang saya memiliki 5 tiket, nanti coba saya tanyakan lagi ke teman saya yang lain," ujarnya.
Meski identitas yang tercantum pada tiket kapal dengan calon penumpang berbeda, ia menjamin tidak akan bermasalah saat pemeriksaan. "Tidak apa-apa, biasanya juga seperti itu. Nanti kami akan bantu saat pemeriksaan," ucapnya menyakinkan.
Belum diketahui apa maksud dari istilah 'kenal orang dalam' dan bagaiman si calo memperoleh tiket itu serta bagaimana cara para calo membantu calon penumpang lolos pemeriksaan meski identitas dalam tiket berbeda dengan calon penumpang.
Sementara pihak PT Pelni Cabang Pangkalan Bun menyatakan pengawasannya sangat ketat. Setiap pembelian tiket kapal Pelni diwajibkan menunjukkan identitas diri. "Sekarang sangat ketat, tidak mungkin lagi calo bisa bermain," cetus Kepala PT Pelni Cabang Pangkalan Bun, Yursal.
Terpisah, Fransisca mengaku memperoleh tiket dari seseorang dengan harga Rp450 ribu untuk keberangkatan Tanggal 3 Juli 2016 rute Kumai - Semarang. Harga itu jauh lebih mahal dibandingkan harga yang ditetapkan PT Pelni, yakni Rp180 ribu. "Di loket Pelni habis, terpaksa saya beli di luar," ucapnya singkat. (CR-1/N).
Calo Tiket Kapal Pelni Mengaku Kenal Orang Dalam
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Chelsea Dipermalukan Tottenham Hotspur 0-2 di Stamford Bridge
Ubed ke Final French Open setelah Tundukkan Lanier
Rachel/Febi Gagal ke Final French Open
Lewis Hamilton Tercepat dalam Sesi Latihan Bebas GP Amerika Serikat
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







