BORNEONEWS, Palangka Raya – DPD Partai Golkar Kalteng memastikan perahu untuk mengusung bakal calon pasangan gubernur Kalteng Abdul Razak dan wakilnya Perdie M Yoseph di Pilkada 2024.
Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Partai Golkar Kalteng Yurikus menyampaikan respon dukungan dari partai lain cukup positif dan jumlah kursi dipastikan aman.
“DPP (Golkar) sudah mengeluarkan rekomendasi. Tentu ini kita tindak lanjuti di daerah,” ungkapnya, Jumat, 9 Agustus 2024.
Dia mengatakan komunikasi politik sudah terjalin dengan beberapa partai, pihaknya bahkan telah melakukan pendaftaran ke semua partai di daerah kecuali demokrat.
“Yang pasti kita berkoalisi dengan partai lain, cukup bahkan lebih dukungan untuk Pak Razak dan Pak Perdie. Partai partainya lebih etis mereka yang nanti mengumumkan dalam beberapa hari kedepan,” tutur Yurikus.
--page
Hal serupa disampaikan Sekretaris DPD Partai Golkar Kalteng, Suhartono Firdaus. Ia mengatakan setelah pengumuman di DPP Golkar, pihaknya akan segera melakukan koordinasi mengenai langkah-langkah selanjutnya, termasuk konsolidasi dengan partai koalisi.
“Setelah menerima rekomendasi tertulis, kami akan berkoordinasi langsung dengan parpol koalisi untuk persiapan pendaftaran dan pembentukan tim kampanye,” ujar Suhartono.
Sebagai informasi, persyaratan pencalonan di Pilkada merujuk pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 8 Tahun 2024 tentang Pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota.
Di sana ditegaskan untuk maju melalui jalur parpol. Partai politik atau gabungan partai politik harus memiliki minimal 20 persen kursi di DPRD atau memperoleh minimal 25 persen suara sah pada pemilu legislatif sebelumnya.
Selain itu ada dibuka peluang untuk koalisi, partai yang tidak memenuhi syarat dapat bergabung dengan partai lain untuk membentuk aliansi.
--page
Berdasarkan aturan, dengan 45 alokasi kursi DPRD Kalteng, maka partai atau gabungan partai harus memiliki minimal 9 kursi (20 persen dari 45).
Partai Golkar sendiri berhasil memperoleh 8 kursi DPRD Kalteng pada Pemilu 2024. Partai perlu berkoalisi menambah minimal satu kursi untuk mengusung bakal calon gubernur dan wakilnya.
Potensinya berdasarkan partai yang telah dijalin komunikasi ada PKS dengan 1 kursinya, Perindo 1 kursi, kemudian PKB 4 kursi, Nasdem 5 kursi, Gerindra 7 kursi, PDIP 10 kursi.
Khusus PAN dengan alokasi 4 kursi telah mengeluarkan rekomendasi ke Mantan Bupati Kotawaringin Timur, Supian Hadi. Sedangkan Demokrat kemungkinan akan mengusung kadernya sendiri, Nadalsyah Koyem. (HERMAWAN DP/j)









