PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Jakarta - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kalteng, Leonard S Ampung menekankan peran penting penghitungan indeks keanekaragaman hayati.

"Perhitungan Indeks Keanekaragaman Hayati sangat membantu dalam membuat berbagai rencana aksi untuk melestarikan keanekaragaman hayati," tutur Leo saat rangkaian meluncurkan dokumen Indonesian Biodiversity Strategy & Action Plan (IBSAP) di Jakarta baru baru ini.

Indek tersebut nantinya dapat digunakan sebagai pedoman dalam menentukan program dan kebijakan di Provinsi Kalimantan Tengah.

Sebagai informasi, IBSAP diluncurkan oleh pemerintah sebagai upaya menjalankan misi perlindungan, pemanfaatan berkelanjutan.

Termasuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta penguatan sumber daya dan tata kelola keanekaragaman hayati (kehati) di Indonesia.

--page

Peluncuran tersebut dilakukan oleh Kementerian PPN/Bappenas bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai National Focal Point, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pertanian, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Karantina Indonesia, serta mitra pembangunan terkait lainnya. (HERMAWAN DP/J)