BORNEONEWS, Kotim - Akibat rem blong tabrakan beruntun terjadi. Truk molen KH 9384 AC menabrak bagian belakang dump truck yang sedang berhenti saat lampu lalu lintas merah, di Sampit, Kamis (16/6/2016). Dump truck juga menabrak mobil Avansa di depannya. Akibatnya, terjadi kemacetan panjang di lokasi kejadian, Jalan Tijilik Riwut, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotawaringin Timur.
Akibat tabrakan tersebut, truk molen yang dikemudikan Wahid (32), mengalami kerusakan cukup berat di bagian depan, bahkan sang sopir mengalami luka di kaki kanan akibat terjepit bagian depan truk yang dikendarainya. Dump Truck yang juga menabrak mobil Avanza di depannya, bergerak pergi.
“Iya tadi tabrakan beruntun antara truk molen, truk dump, dan juga mobil avanza. Beruntung tidak ada korban jiwa atas kejadian itu, hanya sopir truk molen mengalami luka akibat terjepit penyoknya bagian depan truk yang dikemudikannya,” ujar Hendra, warga sekitar yang melihat kejadian tersebut, Kamis (16/6/2016).
Kecelakaan terjadi pukul 10.15 WIB. Saat itu truk molen melaju dari arah Palangka Raya menuju Sampit, dengan kecepatan tidak terlalu tinggi. Sesampainya di tempat kejadian, melihat lampu lalu lintas menunjukan tanda stop, Wahid berusaha mengerem. Tetapi, sia-sia, karena rem truknya ternyata blong. Tabrakan beruntun pun terjadi.
“Saya sudah berupaya melakukan pengereman, namun tiba-tiba rem saya itu tidak berpungsi, sehingga menabrak truk di depan,” ujar sopir truk molen, Wahid.
Akibat tabrakan itu terjadi kemacetan cukup panjang. Beruntung aparat kepolisian cepat datang ke lokasi untuk menangani hal tersebut. Polisi memanggil truk derek untuk membawa truk ke kantor Satlantas Polres Kotim, guna pemeriksaan lebih lanjut terhadap sopir truk. (M. HAMIM/N).








