TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Ketua Karang Taruna Kecamatan Patangkep Tutui di Kabupaten Barito Timur, Kardianto, menyampaikan bahwa semua Karang Taruna desa di wilayahnya aktif menjalankan berbagai program kerja masing-masing. 

"Secara garis besar Karang Taruna di wilayah Kecamatan Patangkep Tutui atau di 10 desa yang ada, semua sudah terbentuk dan aktif," ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat, 9 Agustus 2024.

Kemudian, pada tahun 2024 ini, semua pemerintah desa di wilayahnya juga mengalokasikan anggaran pembinaan Karang Taruna, namun nilainya bervariasi antara Rp2juta hingga Rp10 juta.

"Sejauh ini yang kami pantau Karang Taruna desa di Kecamatan Patangkep Tutui sangat antusias dalam membantu pelayanan pemerintah desa, salah satunya jikalau ada kegiatan gotong royong atau bersih-bersih lingkungan di tingkat desa, Karang Taruna selalu dilibatkan atau terlibat," kata Kardianto.

"Artinya pemuda Karang Taruna ini betul-betul luar biasa. Yang terpenting pemerintah desa masing-masing bisa merangkul atau mengajak pemuda Karang Taruna dalam bekerja sama membantu pemerintah desa menjalankan program-program sebagaimana yang ada di dalam APBDes," lanjutnya.

--page

Untuk tahun ini, terdapat 3 desa yang mengadakan berbagai turnamen untuk memeriahkan hari kemerdekaan, yaitu Desa Pulau Padang, Betang Nalong dan Desa Ampari Bura. 

"Sementara ini belum ada laporan dari 7 desa lainnya apakah mereka juga akan mengadakan turnamen atau lomba untuk memeriahkan hari kemerdekaan," kata Ketua Karang Taruna Patangkep Tutui.

Kardianto menuturkan, di Desa Pulau Padang, sekretaris desa melaporkan bahwa desa tersebut mengadakan lomba permainan tradisional seperti balogo, bakahing dan mengetek. Selain itu juga terdapat berbagai lomba untuk anak-anak yang semuanya dianggarkan di APBDes.

"Untuk Desa Ampari Bura juga dianggarkan untuk perlombaan dalam APBDes, namun saya belum mengetahui betul berapa nilainya, yang pasti mereka melaksanakan. Kemudian Desa Betang Nalong juga, tapi saya tidak mendapatkan informasi yang jelas apakah dianggarkan dan di APBDes atau tidak, tapi yang pasti mereka mengadakan berbagai perlombaan juga," ungkapnya.

Kardianto berharap, pemerintah desa lebih intens dan lebih fokus menunjang anggaran agar Karang Taruna di desa dapat membuat kegiatan-kegiatan seperti bakti sosial, pelatihan, sosialisasi anti narkoba, membantu merawat fasilitas umum serta mengembangkan kesejahteraan sosial di desanya masing-masing. 

"Itu harapan kami agar pemerintah desa betul-betul menganggarkan yang cukup untuk Karang Taruna agar mereka bisa membuat program kerja mereka dan melaksanakannya," tandasnya. (BOLE MALO/Y)