PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pulang Pisau salah satu daerah di Kalimantan Tengah yang masih memegang teguh adat istiadat, dimana masyarakat Dayak menjungjung tinggi adat dan budayanya. 

Seperti yang dilakukan di Kecamatan Kahayan Hilir, menggelar ritual adat Mapas Manyandingen Lewu, Sabtu, 10 Agustus 2024 untuk membersihkan dan mendinginkan lingkungan sekitar, dari hal tidak baik yang tidak terlihat maupun terlihat.

"Dari ritual adat Mapas Manyandingen Lewu ini yang diharapkan Pulang Pisau bisa lebih maju, lebih baik dan terbebas dari hal-hal yang negatif," kata Berson, Ketua Majelis Daerah Agama Hindu Kaharingan.

Sementara itu, dalam melakukan ritual Berson menjelaskan, media yang disiapkan seperti sesajen (Sahur Parapah) yang berisikan berbagai macam ketupat dengan makna yang berbeda. 

Kemudian lamang dan berbagai macam kue serta kopi, teh dan air putih. 

--page

Selanjutnya potong ayam, babi, jika mampu bisa juga kerbau, disesuaikan dengan kemampuan yang punya niat. 

Semua bahan tersebut, lanjut Berson sebagai media untuk menyampaikan pesan kepada leluhur, melalui patung yang disebut Pasal Berisi.( RETHA/H)