BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Musim tanam di wilayah Kabupaten Seruyan tahun ini mendapat dukungan pemerintah pusat melalui kegiatan optimalisasi lahan rawa dengan total luasan lebih kurang 2.000 hektar.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Seruyan, Albidinnor, menyatakan bahwa kegiatan ini bersumber dari dana APBN yang dialokasikan melalui Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Tengah.
Pelaksanaan program ini bekerja sama dengan Kodim 1015 Sampit dengan fokus utama pada konstruksi pembangunan jaringan irigasi, pompanisasi, serta pembangunan jembatan. Selain itu, pemerintah juga memberikan stimulan untuk mempercepat pengolahan lahan.
“Harapan kita, kegiatan pengolahan lahan semuanya bisa berjalan dengan baik dan program ini sudah bisa mendukung masa tanam periode September atau Oktober tahun ini,” ujar Albidinnor, Senin, 12 Agustus 2024.
Dalam rangka mempercepat proses pengolahan lahan, DKPP Seruyan juga difasilitasi dukungan alat dan mesin pertanian (Alsintan), termasuk mesin panen.
Dukungan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan dan memastikan musim tanam berjalan sesuai rencana.
--page
Dengan adanya kegiatan optimalisasi ini, diharapkan hasil pertanian di Kabupaten Seruyan akan meningkat, mendukung ketahanan pangan daerah, serta memberikan manfaat ekonomi bagi para petani. (FAHRUL/R)









