BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas telah menyelenggarakan kegiatan pembinaan dan penguatan kolaborasi antara Puskesmas, Klinik Pratama, dan Tempat Praktek Mandiri Dokter (TPMD) terkait pelaksanaan program kesehatan prioritas.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bappelitbangda Kapuas ini diadakan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Kapuas.
Kepala Dinkes Kapuas, dr. Tonun Irawaty Panjaitan menekankan pentingnya peran puskesmas, klinik, dan TPMD sebagai garda terdepan dalam peningkatan layanan kesehatan di daerah tersebut.
"Puskesmas harus mampu berperan aktif sebagai koordinator wilayah yang menjalankan fungsi pengawasan dan pembinaan terhadap fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di sekitarnya," katanya, Senin, 12 Agustus 2024.
Ia juga menambahkan bahwa Klinik dan TPMD sebagai jejaring puskesmas sering kali menjadi tempat yang paling diandalkan oleh masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan.
"Semua pihak perlu bersinergi dan berkolaborasi agar masyarakat dapat terlayani dengan optimal," harapnya.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan dari lintas sektor, tenaga kesehatan (dokter dan perawat) dari klinik-klinik, TPMD, serta perwakilan BPJS Kesehatan.
Kolaborasi yang diperkuat ini fokus pada penanganan penyakit prioritas seperti Tuberkulosis, Diabetes Melitus, dan Hipertensi, yang merupakan bagian dari indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang harus dicapai 100 persen.
--page
Selain itu, Program Prioritas Nasional (PPN) juga menekankan penanganan penyakit TB dan penyakit tidak menular (PTM).
"Koordinasi dan kolaborasi yang solid antar semua pihak sangat penting untuk memberikan layanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat. Agar kerjasama ini memiliki dasar hukum dan indikator yang jelas, perlu diwujudkan dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS), MoU, atau dokumen sejenis," pungkasnya. (DODI/R)








