PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng Hendry M Yoseph menyampaikan,  masih ada infrastruktur jalan penghubung antardesa yang belum memadai di Kalteng. Salah satu contohnya di Kabupaten Murung Raya, wilayah Kecamatan Uut Murung. Di situ, terdapat jembatan panghubung menuju Desa Kalasin yang kondisinya rusak parah.

Menurut Hendry, kondisi tersebut menjadi masalah yang serius karena dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk akses terhadap layanan kesehatan, pendidikan, ekonomi dan lainnya. 

"Kondisi infrastruktur yang kurang memadai ini bisa menjadi penghambat dalam pengembangan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya, Senin, 12 Agustus 2024.

Dia melanjutkan, salah satu faktor yang mungkin menyebabkan belum memadainya infrastruktur itu karena kondisi geografis. Sebab, Kalteng memiliki wilayah yang luas dengan banyak daerah yang sulit dijangkau, terutama di daerah pedalaman. Sungai dan hutan yang lebat sering kali menjadi penghalang dalam pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.

"Serta adanya anggaran terbatas, karena  pembangunan infrastruktur memerlukan anggaran yang besar. Jika anggaran yang tersedia tidak mencukupi, proyek-proyek infrastruktur penting seperti jalan dan jembatan bisa tertunda atau tidak selesai," ujarnya.

--page

Sebagai wakil rakyat, dirinya mendorong pemerintah daerah dan pusat dapat lebih memperhatikan pembangunan infrastruktur di Kalteng, terutama daerah pedalaman. 

Usulan untuk peningkatan alokasi anggaran, perbaikan perencanaan pembangunan, serta pelibatan masyarakat lokal dalam proses pembangunan bisa menjadi langkah-langkah yang efektif. 

"Selain itu, memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur juga penting dilakukan," bebernya. (MARINI/Y)