BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten Kapuas melakukan rekontruksi jembatan rangka bowstring Mandomai, Kecamatan Kapuas Barat, pasca dirobohkan pada tahun 2021 lalu, karena kondisinya mengkhawatirkan.
Groundbreaking atau pemancangan tiang pertama menandai dimulainya rekontruksi bangunan tersebut juga telah dilakukan pada Sabtu, 3 Agustus 2024 lalu.
Kepala Dinas PUPRPKP Kapuas, Yan Hendri Ale mengatakan jembatan akan dibangun dengan panjang bentang 69,60 meter dan tinggi 11,64 meter, yang mana struktur pembangunan tetap tidak meninggalkan struktur yang terdahulu, yaitu menggunakan rangka besi dan kayu untuk lantai.
Dengan pagu anggaran untuk pelaksanaan rekontruksi jembatan tersebut sebesar Rp5 miliar lebih dengan sumber anggaran berasal dari APBD.
“Jembatan ini diharapkan dapat menunjang salah satu indikator keberhasilan daerah yaitu tersedianya sarana dan prasarana transportasi yang baik dan menunjang kelancaran ekonomi dan menjadi ikon," katanya, Senin, 12 Agustus 2024.
--page
Sebelumnya, ia menjelaskan, rekontruksi jembatan ini adalah membangun kembali jembatan. Karena pada tahun 2021, Pemkab Kapuas mengambil keputusan untuk merobohkan jembatan tersebut karena dikhatirkan akan membahayakan bagi pengguna jembatan.
Sehingga, pada Sabtu, kemarin dilakukan pemancangan tiang pertama untuk pembangunan kembali jembatan bowstring Mandomai ini. (DODI/H)









