BORNEONEWS, Pulang Pisau - Ketua Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) Kabupaten Pulang Pisau Bahrianoor menyampaikan, kegiatan Literasi dan Intervensi memang butuh perhatian pemerintah.
"Namun perlu juga dirumuskan secara bersama untuk menuju capaian keberhasilan," kata Bahrian Senin, 12 Agustus 2024.
Forum Puspa Pulang Pisau dalam hal ini tentu punya tanggung jawab, dalam penangangan stunting sesuai dengan 5 arahan presiden.
Puspa Pulang Pisau ingin menghadirkan semangat baru untuk mewujudkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) semakin baik dalam beberapa tahun ke depan, sebagai generasi penerus, melalui gerakan literasi dan intervensi ini.
Harapan Bahrian, ke depan kolaborasi terus dilaksanakan agar forum bersama ini dengan semua elemen memiliki satu visi gerakan yang sama, generasi sehat dan cerdas.
--page
"Harapannya gerakan intervensi pencegahan stunting dapat bertumbuh di masyarakat secara alamiah. Jangan hanya kegiatan seremonial saja. Tapi bisa dibangun oleh berbagai komunitas-komunitas masyarakat untuk membangun kesadaran bersama," ujar Bahrian. (RETHA/H)









