JAKARTA –
**Borneonews, Ibu Kota Nusantara** Presiden Joko Widodo mengadakan sesi pengarahan kepada sejumlah ratusan kepala daerah di Ibu Kota Nusantara, yang terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyambut para pejabat setempat dengan hangat, mengucapkan selamat datang di ibu kota baru Indonesia. Dalam suasana yang penuh antusiasme di ruang kegiatan resmi Istana Negara IKN, Presiden mengajak para kepala daerah untuk berdiskusi mengenai visi mereka terhadap Ibu Kota Nusantara. Beliau bertanya, "Melihat Ibu Kota Nusantara ini, apa yang Bapak bayangkan?" Pertanyaan ini bukan hanya sebagai pembuka, tetapi juga untuk mendorong para kepala daerah berpikir tentang peran mereka dalam pembentukan ibu kota yang akan menjadi simbol kemajuan bangsa. Presiden Jokowi menekankan bahwa pembangunan IKN adalah suatu langkah yang monumental bagi pemerintah, dengan harapan dapat membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki kapasitas untuk mengembangkan ibu kota negara sesuai dengan keinginan dan desain yang telah direncanakan. Meskipun proses tersebut akan membentang hingga 10 hingga 15 tahun ke depan, semangat dan komitmen untuk menciptakan sebuah pusat pemerintahan yang modern dan berkelanjutan terus digelorakan. Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, turut melaporkan kepada Presiden bahwa sebanyak 517 kepala daerah hadir dalam acara tersebut. Dari total tersebut, jumlah gubernur mencapai 38, sementara wali kota dan bupati masing-masing berjumlah 98 dan 416. Tercatat bahwa walaupun total kepala daerah adalah 552, hanya 517 yang dapat hadir langsung, sementara 35 orang lainnya tidak dapat ikut serta karena berbagai alasan, seperti keperluan dinas atau masalah kesehatan. Dalam kesempatan ini, Tito juga menyampaikan bahwa semua gubernur telah tiba dan menginap di Hotel Nusantara, sementara bupati dan wali kota menginap di Balikpapan sebelum berangkat ke lokasi acara. Tindakan ini menunjukkan upaya maksimal dalam persiapan acara dan komitmen yang tinggi untuk mendukung proyek strategis nasional ini. Dengan semangat bersatu, pimpinan daerah diharapkan dapat memberikan dukungan dan kontribusi yang signifikan dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara, menciptakan sebuah lingkungan yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai simbolmartabat dan kemajuan Indonesia ke depan. ANTARA