JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta Selatan – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan telah mengambil langkah cepat untuk menanggulangi dampak dari kebakaran yang terjadi di Jalan Remaja 5, Manggarai, Tebet. Dalam upaya memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi para korban, lima lokasi pengungsian telah disiapkan. Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Edi Sumantri, mengonfirmasi bahwa mereka sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk membantu masyarakat yang terdampak. Menurutnya, lokasi pengungsian tersebut dipilih berdasarkan kedekatannya dengan tempat kejadian bencana, sehingga para pengungsi dapat dengan mudah mengakses lokasi rumah mereka yang terbakar. Kebakaran, yang melanda wilayah RW 06 dan RW 12, dilaporkan terjadi pada pukul WIB dan meresap ke pemukiman yang padat penduduk. Saat ini, api telah berhasil dipadamkan, dan proses pendinginan masih berlangsung. Edi menekankan pentingnya menyediakan fasilitas dasar untuk para pengungsi. "Kami berkomitmen untuk memastikan kebutuhan dasar terpenuhi, mulai dari toilet, air bersih, air minum, hingga makanan untuk seluruh pengungsi," tambahnya. Setiap posko pengungsian juga akan dilengkapi dengan petugas dari Dinas Sosial untuk mengatur logistik, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang berfungsi untuk membantu mencetak kembali dokumen yang mungkin telah terbakar. Tim dari Dinas Kesehatan juga turut serta untuk memeriksa dan memenuhi kebutuhan kesehatan para warga yang terdampak. Selain itu, Edi menjelaskan bahwa kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk Baznas DKI dan Baznas Jakarta Selatan, sangat krusial dalam menanggulangi dampak pasca-kebakaran ini. Semua elemen masyarakat bersinergi untuk meminimalkan dampak bencana yang telah terjadi. Persiapan logistik termasuk makanan, pakaian, dan fasilitas pengungsian direncanakan akan tersedia untuk tujuh hari ke depan. Sebelumnya, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan telah menerjunkan sekitar 120 petugas untuk memadamkan api yang melahap kawasan pemukiman tersebut. Mereka berhasil mengendalikan kebakaran setelah menjebol pagar pembatas di kompleks pertokoan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta juga melaporkan bahwa tujuh orang mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut. Dengan langkah-langkah cepat yang diambil oleh pemerintah daerah dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, diharapkan para korban kebakaran ini dapat kembali pulih dan mendapatkan dukungan yang mereka perlukan dalam mengatasi situasi yang sulit ini. ANTARA