JAKARTA –
**Borneonews**, Kalimantan Timur - Dalam sebuah pernyataan yang menunjukkan visi ambisius untuk masa depan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) akan berlandaskan pada konsep *forest city* atau kota hutan, yang berbeda jauh dari kota beton yang sering dikaitkan dengan urbanisasi modern. Dalam arahannya kepada para kepala daerah di Istana Negara, Presiden menekankan bahwa IKN merupakan representasi dari kota masa depan, yang dirancang dengan pertimbangan matang demi keberlanjutan dan kecocokan dengan lingkungan. Presiden menambahkan bahwa konsep ini bertujuan untuk menciptakan ruang yang ramah lingkungan serta mengedepankan pentingnya keberadaan ruang hijau dan ekosistem alami di tengah pesatnya perkembangan kota. Dalam pidatonya, Joko Widodo menantang seluruh kepala daerah untuk tidak hanya mengikuti arus, tetapi juga berpikir kreatif dalam merencanakan dan mengembangkan kota masing-masing, agar sesuai dengan identitas dan potensi lokal. Beliau mengilustrasikan dengan memberikan contoh konkret dari beberapa kota di Amerika Serikat, seperti kota yang terkenal dengan lapangan golf di California, yang memiliki sebanyak 37 padang golf. "Kota itu hanya berfokus pada golf. Begitu juga dengan High Point di North Carolina, yang dikenal sebagai 'kota mebel'—semuanya hanya berfokus kepada mebel. Kita di Indonesia juga memiliki potensi besar, seperti yang ada di Jepara. Perencanaan yang baik meskipun tidak seluruhnya terwujud dalam satu atau dua periode kepemimpinan, harus dikaji dan dirumuskan dengan detail,” ungkapnya. Lebih lanjut, Presiden menggarisbawahi bahwa IKN juga akan berintegrasi dengan konsep *smart city*, di mana seluruh kegiatan perkotaan akan didukung oleh inovasi teknologi, memfasilitasi kenyamanan penduduk. “Inilah saat yang tepat, di mana perubahan teknologi dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menciptakan *livable city*, sebuah kota yang nyaman untuk dihuni. Setiap provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia harus menuju ke arah tersebut,” ungkap Jokowi, menyinggung transformasi yang diperlukan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman yang terus berubah. Keseluruhan pernyataan Presiden mencerminkan harapan dan keyakinannya bahwa IKN tidak hanya akan menjadi pusat pemerintahan baru, tetapi juga model dalam pengembangan kota yang lebih berkelanjutan dan berorientasi pada masa depan. ANTARA