PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan, menggelar sosialisasi bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dengan tema UMKM Go Digital, sebagai upaya mengajak para pelaku UMKM memanfaatkab teknologi digital, pada Selasa, 13 Agustus 2024.

Kegiatan ini melibatkan empat kelompok UMKM yang ada di wilayah Kelurahan Raja dan bertujuan untuk mendorong pelaku usaha agar lebih siap menghadapi era digitalisasi.

Lurah Raja, Supriyadi, menyampaikan sosialisasi ini merupakan hasil kerjasama dengan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPP) Enter Pangkalan Bun.

"Kami mengangkat tema UMKM Go Digital dalam sosialisasi ini, dengan harapan pelaku UMKM di wilayah kami bisa lebih sukses dan naik kelas," ujar Supriyadi.

Acara ini dihadiri oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Raja, serta perwakilan dari kelompok UMKM seperti Alun-Alun Istana Kuning, Sembaga Mas Loga Tarmili, Dermaga Indra Kencana, dan Bersatu Pahari Maju.

Semua pihak berkomitmen untuk mendukung pengembangan UMKM di era digital ini.

Menurut Supriyadi, digitalisasi sangat penting bagi keberlangsungan UMKM. Ia mencontohkan kondisi pasar tradisional seperti Indrasari dan Indra Kencana yang semakin sepi pengunjung.

"Jika UMKM tidak mengikuti perkembangan digital, mereka bisa mengalami nasib serupa dengan pedagang pasar yang sepi pengunjung karena kalah bersaing dengan penjualan online," jelasnya.

Dalam sosialisasi ini, LPP Enter memberikan pembekalan tentang cara mempromosikan produk melalui media sosial.

"Pelaku UMKM harus memanfaatkan media sosial untuk promosi agar lebih banyak masyarakat yang mengetahui produk mereka," tambah Supriyadi.

Supriyadi juga menekankan pentingnya kerjasama dengan jasa kurir. Lantaran Saat ini, masyarakat lebih sering menggunakan jasa kurir.

--page

"Jadi, UMKM harus siap memanfaatkan peluang ini dengan bekerja sama dengan kurir, sehingga mereka bisa menjangkau lebih banyak pelanggan," paparnya.

Ia berharap melalui kegiatan ini, pelaku UMKM di Kelurahan Raja dapat lebih maju dan tidak tertinggal oleh kemajuan teknologi.

"Kami ingin UMKM di sini tetap berkembang dan mampu bersaing di era digital," tutup Supriyadi.  (DANANG/R)