JAKARTA –
**Borneonews, Jakarta - Juan Esnaider Fokus pada Satu demi Satu Laga PSBS Biak** Pelatih PSBS Biak, Juan Esnaider, menegaskan bahwa strategi timnya adalah fokus pada setiap pertandingan, satu demi satu, dalam rangka menghadapi tantangan Liga 1 2024/2025. Ia berpendapat bahwa memikirkan target yang terlalu jauh hanya akan mengganggu konsentrasi tim. PSBS, sebagai tim promosi dari Liga 2, baru saja mengalami kekalahan telak dengan skor 1-4 dari juara bertahan Persib Bandung dalam pertandingan pembuka Liga 1 yang digelar pada tanggal 9 Agustus yang lalu. Sebagai pelatih yang berasal dari Argentina, Juan Esnaider menghadapi tantangan tersendiri, mengingat ini adalah musim perdana bagi dirinya untuk mengarungi kompetisi di Indonesia. Ia menyoroti pentingnya melakukan perbaikan secara bertahap dan realistis. "Kami tidak berpikir jauh-jauh. Yang kami inginkan adalah meraih kemenangan dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya. Tim ini baru saja kami bentuk, tetapi kami akan berusaha untuk memenangkan setiap pertandingan yang kami jalani," ungkap Esnaider, seperti yang dikutip dari laman resmi Liga Indonesia. Salah satu langkah perbaikan yang diambil oleh PSBS adalah dengan mendatangkan bek muda Meshaal Osman dari Persija Jakarta Elite Pro Academy (EPA) dengan status pinjaman selama satu musim. Dalam laga selanjutnya, PSBS dijadwalkan akan menjamu PSM Makassar pada 16 Agustus. Meskipun bertindak sebagai tuan rumah, PSBS harus menjalani laga kandang di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, alih-alih bermain di markas mereka sendiri. PSM Makassar, calon lawan PSBS, membuka musim ini dengan catatan positif setelah meraih kemenangan 3-0 atas Persis Solo. Menghadapi kondisi di mana PSBS tidak dapat menggunakan stadion mereka, Juan Esnaider menyatakan harapannya agar timnya segera kembali bermain di Biak atau Jayapura. "Kondisi sekarang menghalangi kami untuk menggunakan stadion, tetapi kami berharap bisa segera bermain di rumah sendiri," terangnya. Saat ini, PSBS Biak terpuruk di peringkat ke-15 dalam klasemen sementara Liga Indonesia, dengan koleksi nol poin. Dengan semangat yang tinggi dan strategi yang terfokus, tim ini berharap untuk segera bangkit dan memperbaiki posisi mereka di kompetisi. ANTARA