BORNEONEWS, Sampit - Gelombang arus mudik sudah terasa di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. Jumat (17/6/2016), sebanyak 1.592 pemudik dengan menumpangi dua kapal meninggalkan Pelabuhan Sampit.
Ribuan pemudik tersebut menumpangi KM Kelimutu milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) dengan jumlah penumpang sebanyak 1.192 orang , dan KM Kirana III milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) dengan jumlah penumpang sekitar 400 orang. Kedua kapal ini bertolak dari Pelabuhan Sampit, sekitar pukul 10.00 Wib menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
“Sejak pekan pekan pertama Ramadan, arus mudik terutama yang berangkat melalui kapal laut PT Pelni sudah mulai terasa. Penjualan tiket sesuai kapasitas juga sudah habis terjual terutama untuk H-7 lebaran,” kata Kepala Pelni Sampit Lampson Ompusunggu, di sela memantau keberangkatan kapal di Pelabuhan Sampit, Jumat (17/6/2016).
Dispensasi penumpang
Lampson mengatakan, saat ini kebijakan dispensasi tambahan penumpang dari PT Pelni pusat sudah diberlakukan. Sehingga pihaknya bisa menjual tiket tambahan antara 30%-70% dari kapasitas riil muatan penumpang kapal.
“Termasuk untuk yang berangkat hari ini (17/6/2016), sebagiannya dari tiket tambahan yang kami jual. Sebenarnya kapsitas KM Kelimutu bisa sampai 1.600 an penumpang” jelas dia.
Menurutnya, pihaknya berani membuka tambahan tikt yang dijual karena merupakan kebijakan dari PT Pelni pusat. Sehingga tiket tambahan kapal PT Pelni saat ini kembali dibuka untuk dijual, termasuk jadwal keberangkatan H-7 lebaran.
“Tetapi untuk dispensasi penambahan jumlah penumpang yang lebih besar, kami juga terus menunggu kebijakan dari Kementerian Perhubungan,” ujar Lampson.
Sementara itu, Manajer Cabang PT DLU Hendrik Sugiharto, mengatakan untuk H-7 lebaran tiket kapal PT DLU sudah habis terjual. PT DLU hanya menyediakan delapan keberangkatan sejak H-15 lebaran, masing-masing empat keberangkatan tujuan Surabaya dan empat keberangkatan tujuan Semarang.
“Total sudah sekitar 5.000 tiket kapal PT DLU yang terjual untuk tujuan Sampit-Surabaya dan Sampit-Semarang, masing-masing dengan kapasitas penumpang 650 orang. Tetapi kami masih menyediakan tiket untuk H-15 lebaran,” jelas dia. (RIFQI/m)








