JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur tengah mengintensifkan upaya imunisasi Polio pada Pekan Imunisasi Nasional (PIN) tahap dua. Sasaran utama dari program ini adalah tempat-tempat yang ramai dikunjungi masyarakat, dengan tujuan untuk memenuhi target imunisasi anak berusia 0-7 tahun sebesar 100 persen. Kepala Sudin Kesehatan Jakarta Timur, Herwin Meifendy, mengungkapkan bahwa mereka akan menargetkan area publik seperti pusat perbelanjaan, taman bermain, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), dan Posyandu, terutama pada hari libur. Pelaksanaan PIN Polio tahap dua telah dimulai sejak hari Senin, dengan fokus pada Balita berusia 0-7 tahun. Herwin menjelaskan bahwa layanan 'jemput bola' di area publik ini akan dilaksanakan hingga pada akhir pekan, disesuaikan dengan kemampuan fasilitas kesehatan yang tersedia. Selain itu, Sudin Kesehatan Jakarta Timur juga berencana membuka pos PIN Polio di seluruh rumah sakit, baik yang dikelola pemerintah maupun swasta. Kerja sama dengan organisasi warga, seperti RW, RT, dan kader PKK juga menjadi bagian dari strategi untuk menjangkau masyarakat lebih luas. Lebih jauh lagi, Sudin Kesehatan Jakarta Timur berkolaborasi dengan berbagai organisasi profesi, klinik, serta universitas untuk menambah sumber daya manusia di lapangan. Ini dilakukan agar program imunisasi dapat berjalan dengan lebih efektif dan efisien. Berdasarkan data dari Sudin Kesehatan Jakarta Timur, pada hari pertama imunisasi Polio tahap kedua, sudah terdapat 29,7 persen Balita yang mendapatkan imunisasi dari total target yang ditetapkan. Pada tahap pertama imunisasi Polio sebelumnya, hasil menunjukkan bahwa sebesar 99,1 persen Balita di Jakarta Timur telah terimunisasi dengan baik. Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar, juga telah mengingatkan kepada seluruh orang tua untuk membawa anak-anak mereka ke posyandu atau pusat pelayanan kesehatan lainnya untuk mendapatkan imunisasi Polio. "Bagi warga yang jauh dari puskesmas, kita akan melakukan layanan jemput bola dengan mendatangi balai sekretariat RW," imbuhnya. Dengan langkah-langkah tersebut, Sudin Kesehatan Jakarta Timur berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap anak mendapatkan perlindungan dari penyakit Polio melalui imunisasi yang tepat waktu dan berkualitas. ANTARA