JAYAPURA –
**Borneonews**, Timika - Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Papua Tengah menyampaikan bahwa penggunaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) difokuskan untuk pelayanan publik di wilayah tersebut. Kepala Bapperinda Papua Tengah, Jul Eddy Way, menjelaskan bahwa dana ini diperuntukkan semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan harus dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Jul Eddy Way menegaskan bahwa Dana Otsus yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada daerah tidak hanya sekadar aliran dana, tetapi memiliki tujuan yang jelas yaitu untuk mendorong kesejahteraan masyarakat. Pada fase kedua pemberian Dana Otsus, alokasi anggaran akan ditransfer berdasarkan tingkat penyerapan dana pada tahap pertama. Hal ini mencakup penyampaian pertanggungjawaban yang harus dilakukan secara transparan; jika tidak memenuhi syarat, maka dana tersebut berpotensi untuk ditunda pencairannya. Menurut Jul, penggunaan Dana Otsus memang memiliki undang-undang yang ketat. Bahkan, jika terdapat sedikit kesalahan dalam penggunaannya, maka alokasi dana tersebut bisa dipotong. Oleh karena itu, pihaknya mengingatkan kepada pemerintah kabupaten agar benar-benar menggunakan anggaran tersebut dengan tujuan yang bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Jul menjelaskan bahwa pemanfaatan Dana Otsus di tiap daerah di Papua Tengah sangat bervariasi, disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masing-masing daerah. Di Kabupaten Mimika, misalnya, dana tersebut digunakan untuk melaksanakan program pelatihan bagi pencari kerja yang merupakan Orang Asli Papua (OAP). Langkah ini diambil sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan dan keahlian mereka dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif. Bapperinda Papua Tengah mengharapkan agar delapan daerah di wilayah tersebut dapat memaksimalkan penggunaan Dana Otsus demi kepentingan masyarakat, serta memberikan perhatian khusus bagi OAP. Jul Eddy Way memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika atas upaya mereka dalam pengelolaan Dana Otsus, terutama dalam menciptakan program yang mampu membina dan meningkatkan keahlian kerja para pencari kerja OAP. Dengan demikian, diharapkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di Papua Tengah dapat meningkat secara signifikan. ANTARA