**Borneonews**, Denpasar - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bali berkomitmen untuk memperluas layanan samsat drive thru atau layanan tanpa turun (lantatur) yang akan dibuka pada dua waktu, yakni pagi dan malam hari. Kepala Bapenda Bali, I Made Santha, menyampaikan bahwa rencana ini didasarkan pada hasil survei yang dilakukan terhadap 500 warga yang telah memanfaatkan pelayanan samsat lantatur yang sudah ada. Hasil survei menunjukkan bahwa sebanyak 98 persen responden meminta agar pelayanan ini diperluas.
Dalam pernyataannya, Santha menjelaskan, "Berdasarkan analisa tersebut, kami sudah mengajukan rencana ini kepada tim anggaran, karena pastinya ada biaya yang harus dikeluarkan. Namun, saya menekankan bahwa pengembangan layanan ini sangat penting. Kami berharap dapat menambah dua titik lagi tahun depan, sehingga secara bertahap jumlah keseluruhan menjadi empat titik."
Saat ini, Pemerintah Provinsi Bali sudah menyediakan layanan samsat drive thru di Sesetan, Denpasar, dan Batubulan, Gianyar, yang beroperasi pada pagi hari serta malam hari dengan waktu yang sudah ditetapkan sesuai dengan WITA. Layanan ini diuji coba sejak Januari, dan feedback yang diterima cukup positif. Banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam survei menilai adanya kemudahan dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan, tetapi mereka berharap agar layanan ini dapat diperluas ke kabupaten atau kota lainnya.
"Pada fase sekarang, kami sedang menjalani tahap uji coba. Kami berharap semuanya berjalan lancar hingga triwulan ketiga, selanjutnya akan diambil keputusan-keputusan baru melalui rapat yang melibatkan tim pembinaan samsat tingkat provinsi," ujar Santha menambahkan.
Bapenda Bali juga menyadari pentingnya keberadaan samsat drive thru di tengah masyarakat Bali yang mayoritas bekerja di sektor nonformal, di mana banyak di antara mereka harus bekerja hingga sore atau malam hari. "Sebagian besar dari mereka pulang kerja sekitar jam 6 sore. Oleh karena itu, kami menyediakan solusi dengan membuka layanan ini hingga malam hari. Dengan cara tersebut, mereka memiliki kesempatan untuk memenuhi kewajiban pembayaran pajak mereka," terangnya. Harapan utama dari Bapenda Bali adalah agar pelayanan publik yang diberikan dapat menuju pelayanan yang lebih prima dan optimal.
Hingga saat ini, pada semester pertama tahun 2024, Pemerintah Provinsi Bali telah berhasil mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp3,1 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar 79 persen diperoleh dari pajak kendaraan bermotor dan biaya balik nama kendaraan bermotor. Selain memperluas layanan samsat drive thru, Pemprov Bali juga berupaya meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan dengan memberikan relaksasi denda dan bunga yang berlaku hingga 30 September 2024.
ANTARA
Bapenda Bali Targetkan Tambah Layanan Samsat Drive Thru Malam
Bagikan:

DENPASAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
RI Kaji Penanganan WN Afghanistan Korban TPPO
Tujuh WNI yang Diamankan di Kapal MT Global Terkait Narkoba Dilepaskan
Pemda Diminta Antisipasi Kebutuhan Akhir Tahun Melalui Operasi Pasar Bersama Bulog
Polda Kalteng Terima 105 Personel dari Mabes Polri
Rumah Pribadi di Kuala Kapuas Jadi Tempat Berlindung 18 Kucing Terlantar
Pembangunan Jembatan Walter Condrad Kotim Ditarget Rampung Desember 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







