**Borneonews, Pulang Pisau**
Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, telah menegaskan status siaga terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berlangsung mulai tanggal 12 hingga 26 Agustus 2024, dengan durasi selama 14 hari. Penetapan status ini diambil berdasarkan beberapa pertimbangan, di antaranya adalah pengaruh dari agenda nasional, khususnya peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang diadakan pada tanggal 17 Agustus, yang akan dilaksanakan di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulang Pisau, Osa Maliki, menyampaikan bahwa langkah penetapan status siaga ini juga dipicu oleh hasil rapat koordinasi yang telah dilakukan di Bandung, Jawa Barat, serta rakor teknis di Palangka Raya, ditambah dengan apel siaga karhutla yang dilakukan beberapa waktu lalu. Meskipun saat ini wilayah tersebut mengalami kemarau basah, potensi terjadinya karhutla tetap ada, sehingga masyarakat diminta untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Osa Maliki mengingatkan bahwa melalui penetapan status siaga karhutla ini, masyarakat perlu menyadari adanya sanksi tegas yang akan diterapkan apabila terdapat tindakan membakar lahan secara sengaja yang dapat menyebabkan kebakaran yang lebih luas. Dia menekankan pentingnya kesadaran kolektif untuk tidak melakukan tindakan yang bisa memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Lebih lanjut, Osa Maliki menjelaskan bahwa sanksi yang diberlakukan sejalan dengan undang-undang yang ada mengenai kebakaran hutan dan lahan. Hal ini juga diatur dalam Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH). Adanya larangan untuk membuka lahan dengan cara dibakar dapat dikenakan pelanggaran, dengan ancaman hukuman penjara selama maksimal 10 tahun serta denda yang bisa mencapai Rp10 miliar. Oleh karena itu, perlu adanya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam melakukan upaya pencegahan untuk menghindari terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
ANTARA
Status Siaga Karhutla Ditetapkan Pemkab Pulang Pisau Kalteng
Bagikan:

PALANGKARAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Imam/Fairuz Tempati Peringkat Keempat AVC Suma Open 2026
Kemenperin Bidik Industri Animasi Perluas Penyerapan Tenaga Kerja
Wamenekraf Ajak Pelaku Ekraf Daerah Bidik Pasar Lebih Luas
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Ogasawara Jepang
MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Menyusul Moto2 dan Moto3
Kabid Humas Polda Kalteng Imbau Waspada Pinjaman Online Ilegal
Komentar (0)
Memuat komentar…







