MATARAM –
**Borneonews**, Mataram - Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hassanudin, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang terletak di Kalimantan Timur. Ucapan tersebut disampaikan oleh Hassanudin setelah turut serta dalam kunjungan dan pengamatan secara langsung bersama para pemimpin daerah dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengarahan yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di IKN, sebagaimana diungkapkan dalam keterangan tertulis yang diterima di Mataram. Hassanudin mengungkapkan rasa senangnya bisa menyaksikan kemajuan yang telah dicapai dalam proyek pembangunan di pusat pemerintahan IKN. Dalam perjalanan tersebut, para pemimpin daerah dipandu oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, dan berkesempatan untuk menjelajahi area sekitar istana yang sedang dalam proses pembangunan. Ia menyatakan, "Senang dan bahagia sekali, hari ini kami bersama para gubernur se-Indonesia diajak Pak Bas, Menteri PUPR berkeliling sekitar istana melihat progres pembangunan pusat pemerintahan kawasan IKN. Satu kata, keren!" Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi memberikan penjelasan mengenai status terkini pembangunan IKN, yang saat ini telah mencapai sekitar dua puluh persen dari total keseluruhan rencana pembangunan. "Jadi kalau bapak, ibu gubernur, bupati, dan wali kota tadi melihat ini baru awal. Jadi belum selesai, jangan keliru, ini belum selesai, mungkin baru 20-an persen," jelas Presiden. Lebih lanjut, Presiden Jokowi menjabarkan bahwa pembangunan di IKN tidak hanya terfokus pada pusat pemerintahan, yang mencakup berbagai fasilitas seperti Istana Presiden, Istana Wakil Presiden, beberapa kementerian, dan gedung-gedung lainnya. Terdapat pula area-area lain yang telah dibangun, termasuk enam hotel dan enam rumah sakit yang saat ini tengah dalam proses pembangunan di IKN. Dalam hal ini, juga ada pusat pelatihan yang dibangun oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), yang sudah berada di tahap akhir penyelesaian. Presiden menekankan bahwa IKN merupakan contoh dari kota masa depan yang dibangun dengan perencanaan dan konsep yang jelas. Ia menjelaskan bahwa konsep yang diusung IKN adalah *'forest city'* atau kota hutan, dan bukan hanya sekedar kota beton. Dengan demikian, ia mengajak semua provinsi, kabupaten, dan kota untuk merenungkan dan merencanakan konsep kota yang sesuai dengan visi mereka masing-masing. ANTARA