MEDAN –
**Borneonews**, Medan - Rumah Sakit Adam Malik (RSAM) bersama dengan tim medis dari King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KS Relief) Arab Saudi berhasil melaksanakan serangkaian operasi bedah jantung untuk 14 pasien dewasa dalam rentang waktu satu minggu, dari tanggal 6 hingga 13 Agustus 2024. Direktur Medik dan Keperawatan RS Adam Malik, Otman Siregar, mengungkapkan bahwa selain melakukan operasi bedah, terdapat juga 19 pasien yang berhasil menjalani intervensi non-bedah berupa kateterisasi jantung untuk kasus-kasus kompleks, dalam tahap ketiga dari program kemanusiaan ini. Otman menjelaskan beberapa keuntungan dari kerja sama dengan tim medis Arab Saudi. Di antaranya adalah percepatan dalam pelaksanaan operasi jantung serta peningkatan keilmuan yang berkaitan dengan kasus-kasus yang sulit, yang biasanya dirujuk ke Rumah Sakit Harapan Jakarta. Hal ini dimungkinkan berkat kemampuan dokter dari Arab Saudi yang sangat mumpuni. "Selain itu, kami juga mendapatkan hibah alat medis yang cukup baik, serta transfer ilmu pengetahuan," tambahnya. Lebih lanjut, Otman menegaskan bahwa kerja sama ini terus dilakukan demi kepentingan membantu pasien jantung, terutama di wilayah Sumatera Utara. Dokter Spesialis Bedah Toraks Kardiovaskular RSAM, Marshal, juga menyampaikan informasi bahwa kolaborasi dengan tim medis dari Arab Saudi memberikan tambahan pengetahuan, fasilitas, dan wawasan dalam bidang pembedahan. Ia menekankan bahwa KS Relief membawa tim yang dilengkapi dengan berbagai spesialis, termasuk dokter anestesi, bedah, serta dokter yang bertugas mengoperasikan mesin jantung. Marshal menegaskan pentingnya kegiatan ini dengan menyatakan bahwa seluruh tim medis yang terlibat tidak menerima bayaran, karena kegiatan ini merupakan inisiatif sosial dan merupakan bagian dari amal serta ibadah. Sebelumnya, tim medis KS Relief bekerja sama dengan RS Adam Malik telah sukses melakukan operasi bedah jantung untuk 10 pasien dewasa dan 31 pasien kateterisasi jantung dalam program tahap pertama yang berlangsung dari tanggal 22 hingga 25 Mei 2024. Pada tahap kedua, mereka melaksanakan misi operasi bedah jantung anak, di mana sebanyak 25 pasien anak menjalani prosedur operasi dalam periode 25 hingga 30 Juni 2024. ANTARA