MAKASSAR –
**Borneonews, Mamuju** - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat meningkatkan upaya sosialisasi mitigasi bencana yang ditujukan untuk masyarakat, serta memperkuat koordinasi antar-instansi. Langkah ini diambil sebagai strategi untuk meminimalisasi risiko yang mungkin terjadi apabila terjadi bencana di wilayah tersebut. Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Harian BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, mengungkapkan bahwa edukasi tentang mitigasi bencana sangat penting, terutama dalam menghadapi dampak negatif yang mungkin muncul sebelum terjadinya bencana, seperti gempa bumi. Yasir Fattah menekankan bahwa langkah-langkah preventif tersebut merupakan kunci untuk meminimalisasi risiko bencana, sekaligus memastikan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Dalam upayanya untuk memperkuat mitigasi bencana, ia juga menekankan perlunya koordinasi yang solid dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta berbagai instansi pelayanan publik. Menurutnya, koordinasi ini sangat esensial, khususnya dalam konteks bidang kesehatan, seperti di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sulbar. Lebih lanjut, Yasir Fattah menjelaskan bahwa koordinasi antar-instansi diharapkan dapat mempercepat respons dan meningkatkan efisiensi dalam penanganan bencana. BPBD Sulbar berencana untuk berkolaborasi dengan RSUD Sulbar dalam menyediakan layanan trauma healing bagi pasien yang sedang dirawat. Layanan ini bertujuan untuk mengatasi gangguan psikologis yang mungkin dialami pasien akibat trauma bencana, yang sebagaimana diketahui meliputi kecemasan, panik, dan gangguan psikologis lainnya. Dengan adanya program trauma healing ini, Yasir Fattah berharap pasien dapat lebih cepat pulih secara mental dan emosional, sehingga proses penyembuhan secara keseluruhan dapat berlangsung dengan lebih baik. Ia menyatakan, "Dalam menghadapi bencana, kesiapan bukan hanya tentang kesiapan fisik, tetapi juga kesiapan mental." BPBD Sulbar secara aktif mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada serta berkontribusi dalam upaya menghadapi bencana. Yasir Fattah menuturkan, "Kami mengajak seluruh masyarakat di Sulbar untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan ikut berpartisipasi dalam menghadapi berbagai risiko bencana." Melalui penguatan sosialisasi dan koordinasi, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi segala kemungkinan yang tidak diinginkan di masa mendatang. ANTARA