**Borneonews**, Jakarta Utara - Pemerintah Kota Jakarta Utara (Pemkot Jakut) menargetkan pencapaian imunisasi polio fase dua di wilayahnya untuk mencapai angka 100 persen. Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, dr. Lysbeth Regina Pandjaitan, menyatakan bahwa proses imunisasi polio fase dua telah dimulai pada hari Senin, 12 Agustus. Dalam keterangan yang disampaikan, ia menjelaskan bahwa untuk imunisasi polio tahap pertama yang telah dilaksanakan, berhasil mencapai hampir semua anak berusia 0-7 tahun, dengan persentase mencapai 99,3 persen. Angka ini melebihi target yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan, yang mengharapkan pencapaian minimal 95 persen.
Lebih lanjut, dr. Regina menekankan bahwa hasil dari imunisasi polio putaran pertama menunjukkan angka yang tinggi dan tersebar merata di setiap kelurahan. Sebagai contoh, capaian di Kelurahan Pluit mencapai 97,8 persen, sedangkan di Kelurahan Rorotan, capaian malah melampaui target dengan angka 102,1 persen. Dalam rangka untuk mencapai target yang diinginkan pada putaran kedua, pihaknya akan menerapkan berbagai strategi, termasuk sosialisasi yang menyeluruh kepada semua pihak, mulai dari jajaran pemerintah kota, kecamatan, hingga level kelurahan.
Berbagai instansi juga akan diajak berkolaborasi, seperti fasilitas kesehatan, organisasi profesi, Tim Penggerak PKK, institusi pendidikan, kader, tokoh masyarakat, serta masyarakat umum. Kampanye melalui media sosial juga akan digiatkan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya imunisasi. Selain itu, Pemkot Jakut juga akan merencanakan jumlah pos pelayanan dan tenaga kesehatan yang diperlukan setiap harinya di setiap kelurahan, guna memastikan kelancaran proses imunisasi, termasuk pemenuhan logistik yang diperlukan.
Penekanan penting lainnya adalah peran aktif tenaga kesehatan dalam mengingatkan orang tua agar mengajak anak-anak mereka untuk mengikuti imunisasi. "Kami berharap dengan adanya kerja sama yang baik dari semua sektor, pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio putaran kedua dapat berjalan lancar," ujar dr. Regina.
Di sisi lain, Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, juga telah menyiapkan berbagai strategi untuk mencapai target imunisasi polio dalam kegiatan PIN Polio 2024 di wilayahnya. Wali Kota menjelaskan bahwa pelaksanaan imunisasi tidak hanya dilakukan di pusat pelayanan kesehatan, tetapi juga di berbagai lokasi lain yang sering dikunjungi anak-anak, seperti kantor RW, Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), taman bermain, pusat perbelanjaan, serta tempat-tempat lain yang menjadi arena berkumpulnya anak-anak. Langkah ini diharapkan dapat mendekatkan layanan imunisasi kepada anak-anak, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program imunisasi ini.
ANTARA
Target Pemkot Jakut Capai 100 Persen Imunisasi Polio Fase Dua
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Terekam CCTV Membobol Warung di Kuala Kapuas, Barang Curian Dikembalikan
Kebakaran Rumah di Desa Kujan Berhasil Dipadamkan
OJK Edukasi 400 Peserta soal Investasi hingga Kejahatan Keuangan Digital
Boccia Rebut Emas ke-15 Bagi Kontingen Indonesia
Kodam XXII Tambun Bungai Bersama Bobon Santoso Sajikan 4.000 Porsi Makanan untuk Relawan Karhutla di Tumbang Nusa
Mario Aji Start P12 di Moto2 Australia
Komentar (0)
Memuat komentar…







