**Borneonews**, Medan - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara berkomitmen untuk memperkuat kemampuan siswa madrasah dalam menggunakan bahasa asing di lingkungan sekolah. Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumut, Ahmad Qosbi, menegaskan pentingnya pembiasaan bahasa asing, baik bahasa Arab maupun bahasa Inggris, serta pengajaran tahfiz Alquran, dalam kurikulum pendidikan di madrasah. Hal ini ditujukan untuk meningkatkan daya saing siswa, khususnya bagi mereka yang berada di tingkat Madrasah Aliyah ketika mereka lulus dan memasuki dunia kerja.
Menurut Ahmad, kombinasi antara keilmuan, seperti sains dan pengetahuan umum, dengan pemahaman keagamaan adalah kunci agar siswa madrasah tidak hanya mendapatkan kecerdasan akademis, tetapi juga membentuk pribadi yang berakhlak mulia. Upaya untuk menanamkan pemahaman ini merupakan langkah strategis untuk membekali siswa dengan kompetensi yang mumpuni di masa depan.
Data yang dirilis oleh Kanwil Kemenag Provinsi Sumut menunjukkan bahwa per 1 Januari 2024 terdapat sejumlah lembaga pendidikan mulai dari Raudhatul Athfal/RA (taman kanak-kanak) hingga madrasah di wilayah ini. Secara keseluruhan, terdapat sebanyak unit lembaga pendidikan dengan jumlah siswa yang signifikan. Rincian lembaga tersebut mencakup RA swasta dengan unit dan siswa, Madrasah Ibtidaiyah Negeri dan Swasta dengan unit dan siswa, serta Madrasah Aliyah yang mencakup 617 unit dengan siswa.
Ahmad menambahkan bahwa keberhasilan siswa harus diimbangi antara pengetahuan sains dan ilmu pengetahuan umum, serta pelestarian akhlakul karimah dan pemahaman agama yang mendalam. Dengan demikian, siswa-siswi di bawah Kementerian Agama RI diharapkan lebih siap untuk menghadapi tantangan hidup selanjutnya.
Dalam rangka mendukung pengembangan pendidikan, pertemuan dengan berbagai pemangku kepentingan juga diadakan. Ahmad berharap bahwa masukan dari para pemangku kepentingan ini dapat dijadikan acuan untuk memperbaiki dan memajukan lembaga pendidikan di Kementerian Agama. Sementara itu, Ketua Tim Humas, Data dan Informasi Kanwil Kemenag Sumut, Mulia Banurea, menjelaskan bahwa tujuan dari pertemuan tersebut adalah untuk mengumpulkan sumbangan pemikiran dari berbagai kalangan, termasuk penggiat pendidikan di Sumatera Utara. Usulan dan solusi yang didapatkan akan disampaikan kepada pemangku kebijakan di Kanwil Kemenag Sumut.
Kami berkomitmen untuk menjadikan siswa madrasah sebagai pilihan terbaik dalam melanjutkan pendidikan mereka di tingkat selanjutnya, ucap Mulia dengan penuh semangat. Upaya yang dilakukan ini diharapkan dapat memberikan layanan pendidikan yang lebih inovatif dan berkembang untuk masa depan yang lebih baik.
ANTARA
Pentingnya Penguasaan Bahasa Asing bagi Siswa Madrasah di Sumut
Bagikan:

MEDAN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pelajar SMA Palangka Raya Raih Medali Emas Kompetisi Riset Internasional
SMAN 3 Kasongan Terima Dua Interactive Panel Display dan Starlink
Kholidin/Noviera Raih Perak para Panahan Asian Para Games 2026
Petani Tradisional Dituding Sebabkan Karhutla, Akademisi Ilmu Pertanian Angkat Suara
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kapolres Gumas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah di Lahan Bekas Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







