SURABAYA –
**Borneonews**, Madiun - Presidium Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Herman Khaeron, mengajak seluruh kader yang terpilih menjadi anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota untuk periode 2024-2029 agar secara aktif mengawal berbagai program strategis dari pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Empat program utama yang ditekankan adalah peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional, peningkatan investasi dalam negeri, program makan siang gratis, dan penguatan sistem pertahanan negara. Menurut Herman Khaeron, pemahaman yang mendalam mengenai strategi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional sangatlah penting bagi kader KAHMI. "HMI KAHMI harus paham bagaimana meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional, basisnya adalah pertumbuhan daya beli masyarakat," ungkapnya dalam sebuah pernyataan di Madiun. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, kegiatan bimbingan teknis (bimtek) diadakan untuk memberikan pembekalan kepada para kader yang terpilih. Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam melaksanakan tugas sebagai anggota DPRD. Herman Khaeron menekankan pentingnya peran kader dalam menyukseskan program yang telah dicanangkan agar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. "Kita jaga, kita sukseskan. Kita kawal supaya tidak bocor," jelasnya, menggarisbawahi pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan program-program tersebut. Lebih lanjut, Khaeron menyatakan bahwa agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik, para kader memerlukan bimbingan yang memadai. Bimtek yang diadakan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang jelas mengenai manajemen anggaran, sehingga anggota DPRD dapat melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran pemerintah dengan cara yang transparan dan akuntabel. "Saya kira acara bimtek ini bagus penting, sebagai pembekalan untuk anggota DPRD agar anggaran di pemerintahan daerah dikelola secara akuntabel. Semuanya harus dipertanggungjawabkan kalau tidak ada pemeriksaan ada BPKB dan BPK," tegasnya. Khaeron juga mencatat bahwa pemahaman yang diperoleh dari bimtek bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas anggota DPRD terhadap masyarakat atas pelaksanaan fungsi dan tanggung jawab mereka. "Oleh karena itu saya kira pengetahuan di bimtek ini penting untuk bisa memagari kerja-kerja politik ke depan di wilayah Jawa Timur," ujarnya. Sementara itu, Herman Khaeron juga mengingatkan para kader KAHMI dan HMI untuk menjadi agen perubahan bagi bangsa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik dan maju. "Kini sudah dilandaskan bahwa kita akan menuju *Indonesia 2045*. Sebagaimana kita cari jalan menuju *Indonesia Emas*, mari kader HMI dan KAHMI menunjukkan kualitas dan kelasnya sendiri. Karena kita baik dari azaz, nilai-nilai, dan arah tujuan organisasi sudah jelas bahwa nilai kebangsaan menjadi bekal. Tinggal mengisi bagaimana memakmurkan dengan kegiatan-kegiatan yang baik untuk rakyat," tambahnya. Sebagai informasi, Majelis Wilayah KAHMI Provinsi Jawa Timur baru saja menggelar bimtek untuk meningkatkan kapasitas kader yang terpilih menjadi anggota DPRD untuk periode 2024-2029, yang berlangsung di Kota Madiun pada tanggal 12-13 Agustus 2024. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Herman Khaeron dan beberapa presidium dari Majelis Wilayah KAHMI Jawa Timur, seperti Koordinator Presidium MW KAHMI Jatim dr Agung Mulyono, serta Agus Machfud Fauzi, Ali Mufti, dan Haruna Soemitro. Selain itu, Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024, Emil Elestianto Dardak, juga turut hadir dalam acara tersebut. ANTARA