BORNEONEWS, Kapuas - Ratusan ekor monyet atau kera berbuntut panjang yang sering menyerang ke perkebunan milik warga di Desa Basarang km 2, RT02, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah berhasil dijerat warga dengan cara membuat jebakan dari kerangkeng. Sedikitnya ada 10 ekor kera dewasa masuk ke dalam perangkap yang dibuat Nanang, warga masyarakat setempat. Kera-kera itu masuk ke dalam jebakan pada Kamis (16/6) sore.
Rencananya monyet yang oleh warga dianggap sebagai hama itu akan diambil langsung oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalteng untuk dilepasliarkan ke dalam hutan atau ke habitatnya. Warga setempat juga melaporkan penangkapan monyet itu ke Polsek Basarang. Warga sengaja menangkap dengan cara menjebak tidak dengan membunuh monyet yang selama ini menganggu kebun milik warga.
Kapolres Kapuas AKBP Jukiman Situmorang bersama dengan perwira yang lain mendatangi ke lokasi tempat dijebaknya puluhan ekor monyet tersebut dengan memasuki perkebunan milik warga, Jumat (17/6/2016).
Kapolres sempat berbincang-bincang dengan warga yang ikut menjebak, salah satunya adalah Anang, yang juga merupakan kelompok tani ikan di tempat itu yang memiliki ide membuat jebakan.
Kapolres mengatakan, cara menjebak seperti ini merupakan langkah cukup bagus. Sebaliknya jangan sampai masyarakat berpotensi melakukan pelanggaran hukum, dan undang-undang, seperti menembak, meracuni atau dengan cara lain yang berpotensi monyet itu akan mati. (DJEMMY NAPOLEON/*)








