**Borneonews**, Supiori - Pemerintah Kabupaten Supiori, yang terletak di Papua, telah menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) tahun 2024 akibat keberhasilannya dalam menyediakan perlindungan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada 98 persen dari total populasi yang mencapai 27.000 jiwa. Penghargaan ini menunjukkan komitmen dan usaha yang berkelanjutan dari pemerintah daerah dalam memastikan aksesibilitas layanan kesehatan bagi masyarakatnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Supiori, Vera Wanggai, menyampaikan bahwa pada tahun 2024, program JKN yang dikelola oleh Pemkab Supiori bersama BPJS Kesehatan telah menjangkau hingga ke pelosok kampung di wilayah kepulauan. Ia menjelaskan, setiap warga Supiori yang ingin mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama, termasuk puskesmas, kini hanya perlu menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) mereka. Dengan memanfaatkan kartu tanda penduduk Supiori, layanan kesehatan di puskesmas dapat diperoleh secara gratis melalui Program JKN yang disediakan oleh BPJS Kesehatan.
Lebih lanjut, Wanggai menegaskan bahwa langkah-langkah yang diambil oleh Pemkab Supiori dalam mempermudah akses berobat merupakan implementasi dari kebijakan Bupati Yan Imbab, yang berfokus pada penyediaan layanan kesehatan dasar yang optimal. Saat ini, masyarakat yang tinggal di 38 kampung serta lima distrik di Kabupaten Supiori memiliki kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan yang memadai.
Kepala BPJS Supiori, Yan Piet Marandof, juga menambahkan bahwa kemudahan layanan JKN ini telah dirasakan oleh warga yang bermukim di daerah pesisir kepulauan. Ia mengakui bahwa program peserta JKN telah menjangkau seluruh rumah tangga yang tersebar di lima distrik dan 38 kampung. Penghargaan UHC ini diraih Pemkab Supiori selama dua tahun berturut-turut, yang menjadi bukti nyata perhatian dan dedikasi pemerintah daerah dalam melindungi kesehatan warganya melalui program kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan.
ANTARA
Pemerintah Supiori raih penghargaan UHC, 98 persen warga dapat jaminan kesehatan
Bagikan:

JAYAPURA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
NU Kalteng Ingatkan Penyampaian Aspirasi Harus Santun dan Jaga Persatuan
LDII Kalteng Tekankan Gotong Royong untuk Penanganan Karhutla
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Bupati Kobar Bermalam di TNTP, Tinjau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Komentar (0)
Memuat komentar…







