BANDUNG –
**Borneonews**, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa Hari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 Agustus dapat dijadikan sebagai momentum yang signifikan untuk memperkuat visi serta mengoptimalkan peran seluruh pelaku dan pemangku kepentingan dalam pengembangan UMKM, terutama dalam aspek digitalisasi. Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Diskuk) Provinsi Jawa Barat, Rachmat Taufik Garsadi, menyampaikan bahwa perayaan Hari UMKM Nasional ini menjadi kesempatan penting untuk memotivasi semua pihak, mulai dari pemerintah, lembaga keuangan, hingga asosiasi, dalam upaya mewujudkan UMKM yang unggul dengan percepatan menuju digital. "Melalui momen ini, kami bertujuan untuk memastikan bahwa digitalisasi ekonomi memberikan manfaat yang maksimal bagi produsen lokal," ungkapnya. Dalam rangka merayakan Hari UMKM Nasional 2024 dengan tema "Perubahan Tidak Akan Datang dari Kaki yang Diam," Diskuk Provinsi Jawa Barat membuka ruang kreasi yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM untuk berinteraksi, berbagi pengetahuan, serta memanfaatkan layanan bimbingan dari Diskuk dan mitra yang terlibat. Salah satu inisiatif yang menonjol adalah penyediaan layanan foto dan video produk, yang dirancang khusus untuk mendukung pelaku UMKM dalam memaksimalkan potensi pemasaran digital mereka, bekerja sama dengan perusahaan logistik Ninja Xpress. Melalui layanan foto dan video produk yang disediakan oleh Ninja Xpress, para pelaku UKM akan didukung oleh fotografer dan videografer profesional, serta tenaga ahli seperti Make Up Artist dan model yang berpengalaman, sehingga dapat menghasilkan materi promosi yang menarik. "Kami sangat menghargai inisiatif Ninja Xpress dalam mendukung pengembangan pelaku UKM di Jawa Barat. Layanan foto dan video produk yang ada di sini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik produk UMKM, sehingga produk tersebut lebih kompetitif di pasar yang lebih luas. Dengan kolaborasi ini, kami berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Taufik. Lebih lanjut, Taufik menyatakan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, sejak tahun 2021, layanan yang telah dinikmati oleh lebih dari 50 UMKM melalui Ninja Xpress menawarkan berbagai keunggulan, seperti foto dan video berkualitas tinggi dengan resolusi tinggi dan detail yang tajam, sehingga produk nampak lebih menarik di mata konsumen. Proses pembuatan materi promosi ini juga menggunakan teknik pencahayaan dan pengaturan sudut yang inovatif, yang menonjolkan unggulan produk, serta dilengkapi dengan pengeditan dan pasca produksi yang profesional. Penyampaian pesan merek yang konsisten serta profesional juga menjadi hal penting, dengan visual yang disesuaikan dengan identitas brand UKM masing-masing. "Dengan proses efisien yang ada, pelaku UMKM bisa menghemat waktu dan biaya dalam membuat konten promosi produk mereka," tambahnya. Taufik menekankan bahwa dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, serta sektor swasta, menjadi sangat penting dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan UMKM ke depannya. Data dari Kementerian Koperasi dan UKM menunjukkan bahwa sektor UMKM berkontribusi lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap sekitar 97% tenaga kerja di Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa Hari UMKM Nasional tidak hanya merupakan peringatan, tetapi juga sebagai pengakuan terhadap kontribusi signifikan UMKM dalam menjaga stabilitas ekonomi dan menciptakan lapangan kerja. "UMKM adalah tulang punggung perekonomian kita, menyerap puluhan juta tenaga kerja baik di hulu maupun hilir," imbuhnya. Tema "Perubahan Tidak Akan Datang dari Kaki yang Diam" tidak sekadar menjadi slogan, melainkan merupakan seruan nyata untuk terus bergerak, berinovasi, dan beradaptasi dalam menghadapi perubahan zaman. Ini mencerminkan perjalanan usaha serta mencari cara-cara baru untuk berkembang. "Inovasi adalah kunci utama dalam menghadapi kompetisi dan tantangan. Para pelaku UMKM perlu terus menggali peluang baru, memanfaatkan teknologi digital, serta meningkatkan kualitas produk dan layanan mereka. Dengan langkah ini, UMKM diharapkan mampu bersaing tidak hanya di pasar lokal, tetapi juga di panggung global," tuturnya. Sementara itu, Ninja Xpress berharap melalui kerja sama ini dapat berkontribusi dalam pengembangan UMKM di Jawa Barat dan sekitarnya, tidak hanya di ranah domestik, namun juga untuk pasar internasional. Layanan yang ditawarkan Ninja Xpress juga berfokus pada kemudahan pengiriman paket untuk UKM Jabar ke negara-negara seperti Singapura atau Malaysia, serta menawarkan layanan logistik terintegrasi yang praktis dengan biaya yang terjangkau. "Data pengiriman Ninja Xpress menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Barat menduduki peringkat tiga besar dalam jumlah pengiriman dengan Service Level Agreement (SLA) yang mencapai lebih dari 99%. Hal ini menjadi bukti bahwa UMKM memiliki peran krusial dalam perekonomian nasional. Dengan kerja sama bersama Diskuk Provinsi Jawa Barat, kami berkomitmen untuk memberikan solusi yang dapat membantu meningkatkan kualitas tampilan produk para pelaku UMKM," kata Chief Marketing Officer Ninja Xpress, Andi Djoewarsa. ANTARA